UJI KINERJA Unit Pemotong Serasah Tebu Tipe Reel

Sugandi, W.K -, Setiawan, R.P.A -, Hermawan, W -

Abstrak


Permasalahan serasah tebu setelah pemanenan
merupakan polemik yang dialami oleh perkebunan
tebu dunia termasuk Indonesia. Serasah tebu
jika dibiarkan di atas lahan dengan jumlah yang
besar akan mengganggu pengolahan tanah dan
pemeliharaan tana-man. Penanganan saat ini adalah
dengan cara dibakar, namun praktek pembakaran
ini dapat menimbulkan efek buruk terhadap lingkungan
dan kesehatan. Mengingat ukuran serasah
masih berukuran panjang maka perlu adanya suatu
tekonologi dalam proses pencacahan serasah tebu
menjadi ukuran yang lebih pendek agar serasah
tersebut dapat terdekomposisi dalam tanah. Salah
satu mekanisme pemotongan yang paling cocok
diterapkan pada mesin pencacah serasah tebu
adalah pemotong tipe reel karena sifat tebu yang
bulky juga berkarakter liat. Penelitian ini bertujuan
untuk menguji kinerja unit pemotong serasah tebu
yang meliputi pengukuran torsi pemotongan dengan
4 perlakuan kecepatan putar dan 4 perlakuan
tingkat kepadatan. Hasil pengujian menunjukkan
bahwa dengan kecepatan putar silinder pemotong
yang tinggi mengakibatkan torsi pemotongan yang
lebih rendah, namun daya pemotongan lebih tinggi.
Semakin padat serasah yang dipotong diperlukan
torsi dan daya pemotongan yang semakin tinggi.
Torsi pemotongan yang paling tinggi (pada selang
pengujian yang dilakukan) adalah 4,03 kg.m saat
mencacah serasah dengan kepadatan 32 kg/m3
pada kecepatan putar 400 rpm. Berdasarkan hasil
pengukuran menunjukkan bahwa panjang potongan
serasah yang dihasilkan oleh mesin pencacah serasah
tebu berkisar antara 1,7-3,2 cm.
Kata Kunci: Serasah tebu, kecepatan putar, torsi
pemotongan, daya pemotongan


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Copyright (c) 2017 Bionatura

 `