PENYIMPANAN DAN PERBANYAKAN ENDOMIKORIZA PADA AKAR TUNAS KEDELAI (Glycin max(L)Merril ) DAN KACANG MERAH (Phaseolus vulgaris) SECARA IN VITRO PADA MEDIA CZAPEK DAN MURASHIGE DAN SKOOG (MS

Audia Putri Kamajaya, Titin Supriatun Sadeli, Mohamad Nurzaman

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendapatkan akar dari eksplan tunas yang baik untuk menyimpan dan
memperbanyak endomikoriza pada akar kedelai (Glycin max(L)Merril) dan kacang merah (Phaseolus vulgaris).
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dan deskriptif. Penelitian ini dilakukan
dua tahap, sebagai tahap pertama organogenesis dari eksplan tunas kedelai dan tunas kacang merah yang ditanam
pada media MS dengan penambahan berbagai macam kosentrasi ZPT yaitu IAA ( 0 ppm, 0,5 ppm, 1,0 ppm) dan
IBA ( 0 ppm, 1,5 ppm, 3 ppm) dan tahap kedua yaitu inokulasi spora.Dengan parameter jumlah akar dan infeksi
aka. Hasil penelitian menunjukan bahwa IBA 3 ppm memberikan jumlah akar terbanyak,IAA 1ppm menunjukkan
jumlah akar terendah. Media Czapeck merupakan media terbaik untuk penanaman dan perbanyakan endomikoriza.


Keywords


Endomikoriza; in vitro; Kacang Merah; Kedelai

Article metrics

Abstract views : 0 | views : 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.