PEMANFAATAN MINYAK JELANTAH SEBAGAI BIODIESEL UNTUK BAHAN BAKAR BUS KAMPUS UNAND DI PADANG

Yandri, V.R. -

Abstrak


Minyak jelantah atau Waste Cooking Oil (WCO) sebagai limbah dari rumah tangga, restoran dan
pengusaha makanan dapat diolah menjadi biodiesel, dapat digunakan untuk bus kampus Universitas
Andalas (Unand) di Padang, Sumatera Barat, Indonesia. Bahan bakar bus kampus ini berupa campuran
bahan bakar dengan kandungan 5% biodiesel dan 95% solar. Unand memiliki empat jenis bus kampus,
yaitu 27 unit mikrobus putih, 7 unit bus putih, 4 unit bus hijau dan 1 unit bus ekslusif dengan total
konsumsi solar adalah 9.625 liter per minggu. Artinya, kita butuh 414 liter minyak jelantah untuk
memproduksi biodiesel. Selain itu, pemanfaatan minyak jelantah ini dapat mendukung pemerintah
Indonesia dalam program konservasi energi, yaitu mengurangi konsumsi solar dan meningkatkan
pemanfaatan biodiesel sebagai sumber energi terbarukan.
Kata kunci: Minyak Jelantah, Biodiesel, Solar, Bahan Bakar, Konservasi Energi.


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Copyright (c) 2016 Dharmakarya