PEMANFAATAN NEMATODA ENTOMOPATOGEN (Steinernema spp.) DAN PESTISIDA ORGANIK UNTUK PENGENDALIAN HAMA PADI

Toto Sunarto, Natasasmita, S. -

Abstrak


Pada budidaya tanaman padi, petani di Desa Pangauban
dan Desa Pakuwon, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten
Garut menghadapi kendala yaitu adanya serangan
hama seperti: tikus, burung, belalang, walangsangit,
werengcoklat, penyakit tungro dan kresek. Dalam
mengendalikan hama tersebut petani pada umumnya
masih menitikberatkan pada penggunaan insektisida
kimia yang harganya mahal dan mencemari lingkungan.
Alternatif lain untuk pengendalian hama adalah dengan
memanfaatkan nematode entomopatogen (Steinernema
spp.) sebagai musuh alami hama serangga. Steinernema
spp. dapat digunakan sebagai bahan aktif dalam pembuatan
insektisida mikroba. Steinernema spp. dapat
membunuh hama serangga dengan cepat (24-48 jam)
dan aman bagi lingkungan. Kegiatan ini menggunakan
metode pengumpulan data, pendidikan (penyuluhan),
dan pelatihan. Pengabdian kepada masyarakat (PKM)
Program KKNM-PPMD Integratif ini bertujuan untuk
mengenalkan kepada masyarakat (petani) tentang
pemanfaatan nematode entomopatogen (Steinernema
spp.) sebagai bahan aktif insektisida mikroba
untuk pengendalian hama pada tanaman padi,
mempraktekkan cara pembuatan insektisida mikroba
dan pestisida organik, serta cara mengaplikasikannya
di lapangan. Hasil kegiatan PKM ini yaitu petani dapat
mengetahui pemanfaatan nematode entomopatogen
(Steinernema spp.) sebagai bahan aktif insektisida
mikroba dan pestisida organi untuk pengendalian hama
pada tanaman padi, juga petani dapat membuat sendiri
insektisida mikroba dan pestisida organik, dan petani
dapat mengaplikasikannya pada tanaman padi.
Kata Kunci: hama padi, insektisida mikroba, pestisida
organik, Steinernema.


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Copyright (c) 2016 Dharmakarya