KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN POLI JANTUNG TERHADAP PEMBERIAN INFORMASI OBAT DI INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT MILITER CIMAHI

Susi Afrianti Rahayu, Mei Ribut khoiriwati

Abstract


Rumah sakit merupakan sarana kesehatan bagi masyarakat yang mempunyai tanggung jawab sebagai penyedia atau pemberi pelayanan yang bermutu kepada pasien, salah satunya pelayanan yang dilaksanakan di Instalasi farmasi Rumah sakit Militer Cimahi yaitu pelayanan Pemberian Informasi Obat guna menjamin efektifitas, keamanan dan efisiensi penggunaan obat, dalam rangka meningkatkan penggunaan obat secara rasional. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan pasien dirawat jalan poli jantung terhadap kualitas pemberian informasi obat yang diberikan , faktor yang menjadi kepuasan pasien dan faktor penyebab ketidakpuasan pasien di Instalasi Farmasi rawat jalan Rumah Sakit Militer di Cimah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif  dengan berdasarkan 5 (lima) aspek penilaian yaitu :  ketanggapan, kehandalan, jaminan, empati dan bukti langsung dengan melaksanakan uji validitas dan reliabilitas dengan menggunakan program pengolahan data Statistical Package For the Social Sciences (SPSS) sehingga mendapatkan hasil 69 (71,9%) menyatakan puas dengan pemberian informasi obat di Instalasi Farmasi Rawat Jalan dan sebagian kecil 27 (28,1%) menyatakan tidak puas dengan pemberian informasi obat yang diberikan oleh petugas.

Kata kunci : Kepuasan pasien, Instalasi Farmasi rawat jalan.

References


Anief, Moh. 2001. Manajemen Farmasi. Gadjah Mada University Press : Yogyakarta.

https://www.N.Sari/researchgate/net Januari 2008. Analisis tingkat kepuasan pasien rawat jalan terhadap kualitas pemberian informasi obat instalasi farmasi rumah sakit.

Irawan .(2003). Pendekatan mutu dan kepuasan pelanggan dalam pelayanan kesehatan. program pasca sarjana UNHAS.

Kementrian Kesehatan RI Pusat Data dan Informasi 15 Nopember 2014.

Notoatmojo, S. (2012). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta : Rineka cipta

Parasuraman A, Zeithaml VA& BerryLL.1988. SERQUAL: A Multiple-Item Scale for Measuring Corsumer Perceptions of Service Quality.JRetailing.

Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 35 Tahun 2014 tentang standar pelayanan Kefarmasian.

Pusat Data dan Statistik Pendidikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI Tahun 2014. Modul pembelajaran SPSS(statistical package for the social Sciences).

Peraturan Pemerintah No.51 tahun 2009 tentang pekejan kefarmasian (Lembaran Negara RI tahun 009 N0. 124 tambahan lembaran Negarra RI No. 044).

Pudjaningsih, dkk.2006. Pengembangan indicator Efisiensi Pengelolaan Obat di farmasi Rumah Sakit. Jurnal Logika. Vol.3 No.1 Hal 16-25.

Pohan, I.S. 2004. Jaminan Mutu Layanan Kesehatan Dasar-Dasar Pengertian dan Penerapan. hal 143-144. 156. Penerbit Buku Kedokteran. EGC. Jakarta.

Riyanto,A. 2009. Pengolahan dan Analisis Data Kesehatan. Yogyakarta : Nuha Medika.

Santoso,L. 1997. Pengantar Entomologi Kesehatan Masyarakat. Jilid II. Semarang : Bagian Epitrop FKM. UNDIP.

Siregar, C.J.P & Amalia, L. 2003. Farmasi Rumah Sakit : Teori dan Penerapan, Penerbit Buku Kedokteran ECG. Jakarta. 32. 40.

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. 80-81.85.142. Penerbit Alfabeta. Bandung.

Soesilo. 1955. Farmakope Indonesia. Edisi IV. 85. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta.

Undang-undang RI No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Undang-undang RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan terdapat Hak Konsumen pasal 5 ayat 1. 2. 3.

Undang-undang RI No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.

Widayati,S. dan Zairina, N. 1996. Peran Farmasis Dalam Pelayanan Informasi Obat Untuk Pasien Melalui Konseling. Prosiding Konggres Ilmiah XI ISFI3-6 Juli 1996 Jawa Tengah.

Website Team RSU Haji Surabaya. 22 Oktober 2014.




DOI: https://doi.org/10.24198/jf.v15i3.13130

DOI (PDF (Bahasa Indonesia)): https://doi.org/10.24198/jf.v15i3.13130.g7011

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Susi Afrianti Rahayu, Mei Ribut khoiriwati