PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI ANTIPSIKOTIK TERHADAP EFEK SAMPING SINDROM EKSTRAPIRAMIDAL PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT JIWA SAMBANG LIHUM

noor cahaya

Abstract


Data Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 menunjukkan prevalensi skizofrenia di Kalimantan Selatan 1,4 per seribu penduduk. Skizofrenia ditangani dengan antipsikotik. Penggunaan antipsikotik dapat menyebabkan efek samping sindrom ekstrapiramidal (EPS) pada pasien skizofrenia. Tujuan penelitian mengetahui perbedaan kejadian efek samping sindrom ektrapiramidal penggunaan kombinasi haloperidol-chlorpromazin-clozapin dan haloperidol-chlorpromazin pada pasien skizofrenia rawat inap di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan observasional analitik dan pendekatan kohort prospektif. Populasi penelitian adalah semua pasien rawat inap pada bulan Februari-Maret 2017 yang memenuhi kriteria penelitian. Jumlah subjek penelitian adalah 33 pasien. Hasi analisis yang diperoleh adalah sebanyak 18 pasien (55%)  menggunakan kombinasi haloperidol-chlorpromazin dan 15 pasien (45%) menggunakan kombinasi haloperidol-chlorpromazin-clozapin. Penggunaan kombinasi haloperidol-chlorpromazin menyebabkan 13 pasien (72,2%)  mengalami sindrom ekstrapiramidal dan kombinasi haloperidol-chlorpromazin-clozapin terdapat 8 pasien (53,3%). Penggunaan kombinasi haloperidol-chlorpromazin   dan   kombinasi  haloperidol-chlorpromazin–clozapin tidak memiliki perbedaan yang signifikan terhadap kejadian sindrom ekstrapiramidal (p-value=0,261).

Kata kunci: Skizofrenia, kombinasi antipsikotik, efek samping, sindrom ekstrapiramidal


References


Fahrul, A. Mukaddas., & I. Faustine. 2014. Rasionalitas Penggunaan Antipsikotik pada Pasien Skizofrenia di Instalasi Rawat Inap Jiwa RSD Madani Provinsi Sulawesi Tengah Periode Januari-April 2014. Jurnal of Natural Science. 3:18-29.

Fujimaki, K., T. Takahashi., S. Morinobu., 2012. Association of Typical versus Atypical Antipsychotics with Symptoms and Quality of Life in Schizophrenia. Influence of Antipsychotics in Schizophrenia. 7:1-10.

Hariyani., F. Yuliastuti., T. M. Kusuma, 2016. Pola Pengobatan Pasien Schizoprenia Program Rujuk Balik Di Puskesmas Mungkid Periode Januari-Juni 2014. Pharmaciana. 6: 63-70.

Jusnita, N. N., & L. L. Hidajat. 2013.Profil Kepribadian dan Psychological Well-Being Caregiver Skizofrenia. Jurnal Soul. 6:21-42.

Kemenkes RI, 2013. Riset Dasar Kesehatan. Badan Peneliti Dan Pengembang Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Khaira, N.R., A. Nugroho., A. Saputra. 2015. Drug Related Problems Anti Psikotik pada Pasien Skizofrenia Paranoid Akut di Rs Jiwa X Jakarta. Farmasains. 2: 275-280.

Lehman, A.F., J.A. Lieberman, L.B. Dixon, T. H. Mc Glashan., A. L. Miller., D. O. Perkins., & J. Kreyenbuhl. 2004. Practice Guideline for the Treatment of Patients with Schizophrenia Second Edition. American Psychiatric Association, America.

Maramis, W. F. 2004. Catatan Ilmu Kedokteran Jiwa. University Press, Surabaya.

Nitya, S., D. P. Kameswari., A. Mangaiarkkarasi., A. Jagadeesh., M. R. Ali., 2013. Chlorpromazine Induced Ocular Myasthenia Gravis. International Journal of Basic & Clinical Pharmacology. 2: 653-654.

Norsyehan., D. R. Lestari., & Y. Mulyani., 2015.Terapi Melukis Terhadap Kognitif Pasien Skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum. Dk. 3:71-78.

Nur, A. F.,T. Septa., & R. Lisiswanti., 2016. Skizofrenia Paranoid Remisi Parsial pada Wanita Usia 24 Tahun di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung. J Medula Unila. 6:1-7

Peluso, M. J.,S. W. Lewis., T. R. E. Barnes., & P. B. Jones.2012. Extrapyramidal Motor Side-Effects of First and Second-Generation Antipsychotic Drugs. The British Journal of Psychiatry. 200: 387–392.

Ren, Y., H. Wang., & L. Xiao. 2013. Improving Myelin Oligodendrocyte-Related Dysfunction: A New Mechanism Of Antipsychotics In The Treatment Of Schizophrenia. International Journal of Neuropsychopharmacology. 16: 691–700.

Seeman., M. V., 2013. Women and Schizophrenia: New Findings. Neuropsychiatry. 3:423–431.

Shin, H. W. & S. J. Chung. 2012. Drug-Induced Parkinsonism. J Clin Neuro. 8:15-21.

Tadjuddin, A. R. & S. S. Padma. 2014. Gambaran Tingkat Spiritualitas pada Orang dengan Skizofrenia (ODS) di Poliklinik Rawat Jalan RSJD Dr. Amino Gondohutomo Semarang. Jurnal Jurusan Keperawatan. 1: 1-8.

Tanaka, T., M. Tomotake., Y. Ueoka, Y. Kaneda., K. Taniguchi., M. Nakataki., S. Numata., S. Tayoshi., K. Yamauchi, S. Sumitani., T. Ohmori, S. Ueno., & T. Ohmori. 2012. Clinical Correlates Associated with Cognitive Dysfunction in People with Schizophrenia. Psychiatry and Clinical Neurosciences. 66: 491–498.

Yuliati, M. D. 2016. Pola Penggunaan Antipsikotik dan Gambaran Efek Samping pada Pasien Rawat Inap Skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum Kalimantan Selatan. Skripsi Program Sarjana. Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru.




DOI: https://doi.org/10.24198/jf.v15i3.13324

DOI (PDF (Bahasa Indonesia)): https://doi.org/10.24198/jf.v15i3.13324.g6450

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 noor cahaya