PENGUKURAN KEPUASAN PELAYANAN INSTALASI FARMASI UNTUK PASIEN TUBERKULOSIS SALAH SATU RUMAH SAKIT DI BANDUNG

Safitri Yuniasih, Ranpal Singh, Angga Prawira Kautsar

Abstract


Instalasi farmasi merupakan salah satu revenue center utama di mana lebih dari 90% pelayanan kesehatan di rumah sakit. Salah satu kasus yang banyak terjadi di Rumah Sakit adalah infeksi tuberculosis. Lamanya pengobatan TB menyebabkan rentannya pasien mengalami ketidaknyamanan dalam pengobatannya. Sebagai penyedia jasa layanan di rumah sakit, IFRS dituntut untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk memperoleh kepuasan dari pasien dalam jangka waktu pengobatan yang panjang tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur kepuasan pelayanan di instalasi farmasi untuk pasien TB di salah satu rumah sakit di Bandung. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dengan desain potong lintang non- experimental dengan menyebarkan kuesioner kuesioner kepada pasien TBC di salah satu Rumah Sakit di Bandung. Hasil dari penelitian ini menunjukkan, bahwa kriteria dimensi empati adalah netral dengan skor 368,3, dimensi jaminan adalah netral dengan skor 368,7, dimensi berwujud adalah puas dengan skor 378,5 , dimensi keandalan adalah netral dengan skor 370,8, dan dimensi ketanggapan adalah netral dengan skor 370,4.

 

Kata Kunci: IFRS, Tuberkulosis, Kepuasan Pasien, Kuesioner




DOI: https://doi.org/10.24198/jf.v15i3.13662

DOI (PDF (Bahasa Indonesia)): https://doi.org/10.24198/jf.v15i3.13662.g6495

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Safitri Yuniasih, Ranpal Singh, Angga Prawira Kautsar