Formulasi Gel Aromaterapi Dengan Basis Karagenan

VALENTINE SOFIANI, Sriwidodo Sriwidodo, Anis Yohana Chaerunisaa

Abstract


Penggunaan aromaterapi dalam kehidupan sehari-hari sangat banyak dan beraneka ragam bentuk serta kegunaannya. Sediaan aromaterapi yang beredar di pasaran, diantaranya adalah lilin aromaterapi, dupa, dan sabun aromaterapi. Namun, sediaan aromaterapi lain yang dapat digunakan adalah gel aromaterapi. Gel aromaterapi ini menggunakan minyak atsiri yaitu minyak lemon. Komponen utama yang digunakan sebagai polimer pembuatan gel aromaterapi ini adalah karagenan kappa yang merupakan hasil ekstraksi dari rumput laut jenis Eucheuma cottonii. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formula gel aromaterapi yang tepat dengan basis karagenan, mengetahui karakterisasi, dan stabilitas gel aromaterapi dengan basis karagenan. Metode penelitian ini meliputi optimasi basis gel dengan konsentrasi karagenan 2%;2,5%;3%;3,5%;4%, evaluasi basis gel, formulasi gel aromaterapi dan evaluasi gel aromaterapi. Evaluasi yang dilakukan meliputi pengujian organoleptis, pengujian sineresis gel, pengujian total penguapan zat cair dan persen bobot sisa, dan pengujian kekuatan gel pada suhu penyimpanan 25oC dan 40oC. Hasil pengujian organoleptis gel aromaterapi meliputi tekstur, warna, dan bau menunjukkan hasil yang baik pada suhu penyimpanan 25oC yaitu karagenan dengan konsentrasi 3%, minyak atsiri konsentrasi 7% dengan penambahan minyak nilam 1%, pengujian sineresis gel aromaterapi menunjukkan hasil yang baik yaitu kurang dari 1%, pengujian total penguapan zat cair dan persen bobot sisa yang lebih kecil dapat dilihat pada formula gel aromaterapi yang ditambahkan minyak nilam, dan pengujian kekuatan gel berkisar antara 2,200-3400 g.force.

Kata Kunci    : Karagenan Kappa, Gel Aromaterapi, Minyak Lemon, Minyak Nilam

 


References


Bowels, E Joy.2003. The Chemistry of Aromatheraupetic Oils 3rd edition. Australia: Griffin Press.

Buchbauer et al., 2017. Formulation and Activity Combination of Essential Oil in Aromatherapy of Wax. Journal of Essential Oil Research. 6(1): 124-127.

Campo, V.L., Kawano, D.F., da Silva Jr., D.B., Carvalho, I. 2009. Review Carrageenans: Biological Properties, Chemical Modifications and Structural Analysis. Carbohydrate Polymers. 77: 167–180.

Ditjen Kemendag. 2014. Rumput Laut Indonesia. Jakarta: Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. 4-6.

Glicksman. 2013. Food Hydrocolloids Volume 1.Florida: CRC Press Boca Raton.

Gutierrez.2013.Essential oils used in Aromatherapy: A systemic Review. Asian Pasific Journal of Tropical Biomedixine. 5(8):601-611.

Hargreaves T. 2003. Chemical Formulation: An Overview of Surfactant-Based Preparations Used In Everyday Life. London: Royal Society of Chemistry Press.

Idris, M., Lindawati, Hidayat F. 2014. Analisis Kualitas Minyak Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Produksi Kabupaten Buol. Jurnal Akademika Kimia. 3(2): 79-85.

Imeson.2000. Handbook of Hydrocolloids for Carrageenan. Florida: CRC Press Boca Raton.

Ismuyanto B., Diah Agustina, Wa Ode Cakra, Dwi Saptati., Bambang Poerwadi. 2013. Karakteristik Gel Pengharum Ruangan dengan Berbagai Grade Patchouli Alcohol dan Konsentrasi Minyak Nilam. Jurnal Teknik Kimia. 7(2): 48-53.

Jaksa, Suherman. 2010. Minyak Atsiri dari Beberapa Tanaman Obat. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan .6(1) 1-8.

Kaya, Adrianus, Ani Suryani, Joko Santoso, Meika S. 2015.The Effect of Gelling Agent Concentration on The Characteristic of Gel Produced From the Mixture of Semi-refined Carrageenan and Glukomannan. Internasional Journal of Sciences: Basic and Applied Research (IJSBAR).20(1):313-324.

Protista, R. 2014. The Influence of 5% KOH Immersion For Seaweed as Raw Materials Fo Air Freshner Gel. Biopropal Industri. 5(2): 53-60.

Rahmaisni, A. 2011. Aplikasi Minyak Atsiri Pada Produk Gel Pengharum Ruangan Anti Serangga [Skripsi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Rahmi, Rini., Panji Perdana, Mariani. 2012. Pengaruh Penambahan Gelatin Terhadap Pembuatan Permen Jelly dari Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa Linn.) Jurnal Penelitian Seri Sains. 14(1): 37-44.

Van De Velde, F., Knutsen, S. H., Usov, A. L., Rollema, H. S., & Cerezo, A. S. 2002. 1H and 13C High Resolution NMR Spectroscopy of Carrageenans: Application in Research and Industry. Trends in Food Science & Technology. 13: 73–92.




DOI: https://doi.org/10.24198/jf.v16i3.16238

DOI (PDF (Bahasa Indonesia)): https://doi.org/10.24198/jf.v16i3.16238.g8928

Article metrics

Abstract views : 0 | views : 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 VALENTINE SOFIANI