REVIEW JURNAL: INTERAKSI WARFARIN DAN HERBAL UNTUK MEMINIMALKAN KEJADIAN ADVERSE DRUG REACTION (ADR)

SITI UTAMI RAHMAYANTI

Abstract


Warfarin merupakan antikoagulan oral yang paling sering digunakan untuk menangani penyakit terkait tromboembolisme. Warfarin merupakan obat dengan karakteristik indeks terapeutik sempit. Obat herbal dan makanan paling banyak disebut sebagai penyebab utama kejadian Adverse drug reaction (ADR) pada terapi dengan warfarin. Review ini dilakukan untuk mengidentifikasi interaksi antara warfarin dengan beberapa herbal yang umum digunakan oleh masyarakat sebagai upaya untuk meminimalkan kejadian ADR pada terapi warfarin. Hasilnya, terdapat tujuh herbal yang diidentifikasi mengenai interaksinya dengan warfarin pada artikel ini. Terdapat satu herbal yang dikategorikan Level I (highly probable) yaitu St John’s Worth, dua herbal dalam kategori Level II (probable) yaitu Danshen dan Soya, dua herbal dalam kategori Level III (Possible) yaitu Ginseng dan Bawang putih dan dua herbal lain dalam kategori Level IV (Doubtful) yaitu Jahe dan Teh hijau. Herbal yang diidentifikasi memiliki range keparahan major hingga moderate. Sebaiknya, herbal dalam kategori level I dan II terutama yang memiliki tingkat keparahan major dan moderate dihindari penggunaanya bersama dengan warfarin sedangkan herbal pada level III dan IV sebaiknya dilakukan monitoring secara dekat terhadap nilai INR.

Kata kunci: Warfarin, herbal, ADR.



DOI: https://doi.org/10.24198/jf.v16i2.17528

DOI (PDF (Bahasa Indonesia)): https://doi.org/10.24198/jf.v16i2.17528.g8758

Article metrics

Abstract views : 0 | views : 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 SITI UTAMI RAHMAYANTI