Apoteker Berperan Penting dalam Membantu Masyarakat Menurunkan Biaya Terapi

Maria Maretta

Abstrak


Bagaimana pemahaman masyarakat ketika mendengar kata apoteker? Sebuah pandangan konservatif hadir pada publik yang mengklasifikasikan apoteker sebagai pekerjaan yang tidak jauh dari istilah ‘tukang obat’, yang menjual dan memberikan obat kepada orang yang sakit. Salah satu penelitian terkait farmakoekonomi yang dilakukan oleh Maxwell, et al (2013) terkait perbandingan antara Pharmaceutical Care (PC) yang lebih mengutamakan patient-care dalam penata laksanaan Diabetes Tipe 2 dengan Usual Care (UC) yang merupakan suatu pengobatan dengan minimnya peranan apoteker sebagai tenaga kesehatan membuktikan bahwa PC memiliki biaya terapi yang lebih murah dibanding UC. Peran apoteker dalam PC memegang peranan penting sebagai upaya peningkatan kualitas hidup pasien melalui terapi yang lebih cost- effectiveness dari segi farmakoekonomi khususnya untuk penatalaksanaan pada penyakit degeneratif.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Direktorat Bina Farmasi Komunitas dan Klinik, 2007, Pedoman Konseling Pelayanan Kefarmasian di Sarana Kesehatan, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta, hal. 1.

Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, 2015, Buletin INFARKES (Informasi Kefarmasian dan Alat Kesehatan) : Pentingnya Informasi Obat bagi Masyarakat, Edisi III, Redaksi Infarkes, Jakarta Selatan, hal. 5 dan 7.

Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, 2013, Pedoman Penerapan Kajian Farmakoekonomi, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta, hal. 23-25.

Maxwell, et al, 2013, Cost-Utility Analysis of Pharmaceutical Care Intervention Versus Usual Care in Management of Nigerian Patients with Type 2 Diabetes,Value in Health Regional Issues. Volume 2, Issue 2, September–October 2013, Pages 189– 198. http://dx.doi.org/10.1016/j.vhri.2013.06.009

Thompson, B. T., and David Schoenfeld, 2007, Proceeding of The American Thoracic Society Volume 4 : Usual Care as The Control Group in Clinical Trials of Nonpharmacologic Interventions, NCBI, US National Library of Medicine National Institute of Health, United States of America, p. 577.

Rikomah S. E., 2016, Farmasi Klinik, Penerbit Deepublish CV Budi Utama, Yogyakarta, hal 16.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




Copyright © 2016 Majalah Farmasetika.

free
hit counter
 
View My Stats
Universitas Padjadjaran. Back to Top