KARAKTERISTIK SEDIMEN FOSFAT HASIL PELAPUKAN GAMPING TERUMBU PULAU PANJANG-BANTEN TERHADAP KUALITAS MEDIA TANAM

Samsul Rizal,Muhammad Fadly, Ildrem Syafri, Yusi Firmansyah.

Abstrak


Penelitian ini berlokasi di Pulau Panjang Serang Banten. Secara geologi, tersusun atas gamping terumbu berumur Holosen. Dalam hal ini gamping terumbu yang tersusun atas cangkang-cangkang fosil merupakan salah satu sumber unsur utama pada endapan Fosfat. Endapan Fosfat memiliki peranan penting dalam berbagai kebutuhan, khususnya di bidang agrogeologi seperti pembuatan pupuk. Di Indonesia, eksplorasi endapan Fosfat masih terfokus pada Fosfat Guano. Di sisi lain, sedimen kuarter hasil pelapukan yang melimpah saat ini, masih jarang dilakukan penelitian mengenai kandungan Fosfat. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik dan kimia pada sedimen Fosfat kuarter hasil pelapukan gamping terumbu di Pulau Panjang untuk penentuan kualitas tanah sebagai media tanam. Metode yang digunakan yaitu bersifat observatif dengan dilakukan pengambilan sampel berupa sedimen hasil pelapukan gamping dan dilakukan analisis kandungan kimia berupa uji Fosfat, Nitrogen, dan Kalium. Berdasarkan hasil deskripsi lapangan, secara fisik sedimen memiliki warna abu cerah dengan bintik-bintik putih, berukuran pasir halus kerikilan, mengandung komponen cangkang moluska yang melimpah, dan sortasi buruk. Sifat fisik dan kimia sampel terhadap kualitas tanah memiliki nilai rata-rata pH:7.99-8.26 tergolong basa dan baik untuk media tanam, kandungan Fosfor dalam Fosfat = 24.6644 (mgP2O5/100g) atau 0.002466% tergolong sangat rendah Kalium = 92.94 (mgK2O/100g) dan Nitrogen = 1.76% tergolong kualitas sangat tinggi.

Kata Kunci : Sedimen Fosfat, Gamping Terumbu, Pulau Panjang, Kualitas Tanah


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.