STUDI LITOFASIES DAN LINGKUNGAN PENGENDAPAN FORMASI HALANG PADA LINTASAN SUNGAI CIWARU, MAJALENGKA, JAWA BARAT

Muhamad Zaldi Nova F,Abdurrokhim, Yusi Firmansyah

Abstrak


Secara geologi Bantarujeg terdiri dari beberapa formasi, tetapi lintasan penelitian yaitu Sungai Ciwaru
merupakan bagian dari Formasi Halang. Formasi Halang merupakan salah satu formasi yang terendapkan
dilingkungan pengendapan laut dalam. Tujuan dari penelitan ini adalah untuk mengetahui Fasies yang
mungkin terbentuk, intepretasi lingkungan pengendapan, asal sedimen dan proses yang terjadi di
dalamnya. Analisis fasies dan lingkungan pengendapan dilakukan dengan metode measure section pada
lintasan Sungai Ciwaru. Untuk mengetahui asal sedimen dilakukan analisis point counting pada 6 sampel
batuan di Sungai Ciwaru. Hasil penelitian terdapat 14 jenis fasies yang dikelompokan menjadi 5
kelompok (fasies A-E), setiap kelompok mewakili ukuran butir yang berbeda. Terdapat 5 asosiasi fasies
yang dapat membantu dalam intepretasi lingkungan pengendapan, yaitu proximal canyon/channel fill (AF
1), middle-fan channel (AF 2), distributary channel (AF 4), proximal levee (AF 3), sandylobe (AF 5).
Dari hasil asosiasi fasies diatas dapat di intepretasikan litasan sebagian Sungai Ciwaru terdiri dari
endapan upperfan – middle fan.
Studi lithofasies, lingkungan pengendapan dan juga asal sedimen merepresentasikan sejarah sedimentasi,
intepretasi proses sedimentasi didasarkan dari kenampakan batuan yang tersingkap didasari oleh teori dan
percobaan terdahulu. Hasil dari analisi lithofasies dan lingkungan pengendapan menghadirkan sebuah
intepretasi proses sedimentasi dengan faktor internal maupun eksternal dalam suatu lingkungan
pengendapan yang mempengaruhi karakteristik batuan yang terbentuk

Kata Kunci: Bantarujeg, Sungai Ciwaru, Fasies, Asosiasi Fasies, Lingkungan Pengendapan, Formasi
Halang.


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.