HUBUNGAN ZONA MINERALISASI BIJIH DENGAN KADAR TINGGI Au-Ag SISTEM EPITERMAL URAT CIJIWA, KECAMATAN SIMPENAN, KABUPATEN SUKABUMI, PROVINSI JAWA BARAT

Seto Adi Prabowo, Mega Fatimah Rosana, Agus Didit Haryanto

Abstrak


Cijiwa merupakan salah satu daerah dengan prospek mineral ekonomi di Kabupaten Sukabumi, Jawa
Barat. Salah satu bagian dari segmen sistem epitermal urat Cigaru yang memanjang dari barat lauttenggara.
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengenali zona mineralisasi yang berhubungan dengan kadar tinggi unsur logam Au-Ag dan base metal. Metode yang digunakan berupa kajian mineragrafi dan assay geokimia 11 unsur. Analisis dilakukan pada 10 sayatan poles dari empat sampel urat kuarsa dan lima sampel uji geokimia yang memiliki kandungan mineral bijih. Hasilnya berupa zonasi mineralisasi yang terbagi berdasarkan kedalaman dan asosiasi mineral bijih. Zona mineralisasi yang ada yaitu zona pirit, zona pirit-arsenik, zona pirit-kalkopirit dan zona pirit-galena-sfalerit-kalkopirit. Kandungan logam mulia dengan kadar tertinggi pada Au ada dalam zona mineralisasi pirit-arsenik sebesar 10.8 g/t dan Ag dalam zona mineralisasi pirit-kalkopirit sebesar 42.8 g/t. Untuk kandungan logam dasar seperti Cu dan Zn hadir paling tinggi pada zona pirit-kalkopirit sebesar 4.1% dan 0.4%, serta Pb dan Zn dalam zona pirit-galenasfalerit-kalkopirit sebesar 4.6%.

 Kata kunci: Cijiwa, Emas, Epitermal, Geokimia, Mineralisasi


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.