FASIES PENGENDAPAN BATUPASIR FORMASI ARANG BAGIAN TENGAH DI LAPANGAN ‘LP’ CEKUNGAN NATUNA BARAT

Linda Apriana Paskah, Undang Mardiana, Yusi Firmansyah

Abstrak


Lapangan penelitian ‘LP’ terletak di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Pusat
penelitian berada pada zona reservoar batupasir Formasi Arang Bagian Tengah, Cekungan Natuna Barat.
Cekungan Natuna Barat merupakan cekungan intra-continental rift pada Paparan Sunda. Salah satu
formasi yang berperan sebagai reservoar dan menjadi pusat penelitian pada cekungan ini adalah Formasi
Arang Bagian Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui litofasies, elektrofasies, dan fasies
pengendapan batupasir lapangan penelitian berdasarkan data core dan well log. Penentuan litofasies
didasarkan pada data deskripsi batuan inti berupa tekstur dan struktur sedimen dan data mudlog. Interval
penelitian terdiri dari sebelas litofasies dan lima sub-asosiasi fasies, yaitu sub-asosiasi fasies
interdistributary bay, bay & marsh deposits, distributary channel, distributary mouth bar, dan barrier
bar. Analisis elektrofasies dengan menggunakan Log Gamma-Ray dilakukan pada keenam sumur
penelitian dengan pola respon kurva log, yaitu funnel-serrated shaped, bell-serrated shaped,
cylindrical/blocky shaped, dan serrated shaped. Interval penelitian terbagi menjadi tiga fasies
pengendapan, yaitu delta plain 1, delta front, dan delta plain 2. Korelasi fasies pengendapan dilakukan
dengan menggunakan prinsip litokorelasi yang didasarkan pada karakteristik litologi dan posisi stratigrafi.
Batas fasies pengendapan diinterpretasi melalui data log sumur untuk mengetahui kemenerusan fasies
pengendapan di lingkungan delta.
Kata kunci: batupasir, litofasies, elektrofasies, fasies pengendapan, Cekungan Natuna Barat, Formasi
Arang Bagian Tengah


Teks Lengkap:

PDF

Article metrics

Abstract views : 0 | views : 0

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.