KARAKTERISASI GEOKIMIA FLUIDA UNTUK MENENTUKAN SISTEM PANASBUMI DAN POTENSI SCALING LAPANGAN PATUHA, JAWA BARAT

Dian Rahma Yoni,Agus Didit Haryanto, Mohamad Sapari Dwi Hadian,Randy Wijaya Atmaja

Abstrak


Patuha secara administratif berlokasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Bidang Patuha berada
pada dataran tinggi vulkanik yang terdiri dari lava andesitk dan piroklalstik yang berumur akhir pliosen
hingga kuarter. Lapangan panasbumi Patuha memiliki sistem dengan tipe dominasi uap yang memiliki pH
sekitar 6 dan dan bertemperatur timggi. Penentuan sistem panasbumi dilakukan dengan pendekatan
geokimia. Data yang digunakan adalah data gas untuk mengetahui temperatur bawah permukaan dan data
air panas untuk mengetahui potensi pengendapan mineral khususnya mineral kalsit pada pipa produksi.
Proses pemantuan dilakukan terhadap 10 sumur produksi dan 1 manifestasi berupa kawah fumarol. Tipe
fluida air panas dianalisis menggunakan diagram Cl–SO4–HCO3 dan tipe fluida gas dianalisis
menggunakan diagaram H2–H2S–CH4. Beberapa rasio dari data air dan gas digunakan untuk mengetahui
karakteristik fluida di bawah permukaan. Perhitungan temperatur reservoir menggunakan beberapa
metode geothermometer gas. Potensi endapan mineral karbonat diprediksi dari perhitungan
termodinamika secara yang dihitung secara manual. Hasil dari plotting diagram menunjukkan bahwa tipe
air panas termasuk ke dalam tipe air sulfat dan bikarbonat, sedangkan tipe gas merupakan quenching gas.
Daerah terdekat dari sumber panas terletak di sebelah timur wilayah penelitian di sekitar kawah fumarol.
Temperatur bawah permukaan berkisar antara 235–240 °C. Pada suhu tersebut tidak ditemukan adanya
endapan mineral karbonat pada sumur produksi. Hasil perhitungan geothermometer merupakan
karakteristik dari lapangan panasbumi dominasi uap dan diklasifikasikan sebagai sistem panasbumi
dengan entalpi tinggi.


Teks Lengkap:

PDF

Article metrics

Abstract views : 0 | views : 0

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.