Potensi Interaksi Obat-Obat pada Resep Polifarmasi: Studi Retrospektif pada Salah Satu Apotek di Kota Bandung

Sulastri Herdaningsih, Ahmad Muhtadi, Nurul Annisa

Abstract


 

 Resep polifarmasi sangat umum terjadi dalam peresepan pasien rawat jalan maupun rawat inap di setiap fasilitas kesehatan. Polifarmasi dapat meningkatkan risiko terjadinya interaksi obat-obat atau Drug-drug Interactions (DDI’s) yang sebagian besar akan menimbulkan dampak merugikan dalam terapi pasien. Tujuan dari studi ini yaitu untuk menilai potensi DDI’s pada resep rawat jalan di salah satu apotek di kota Bandung. Data diproses melalui www.drugs.com database atau Drug Interactions Checker. Studi ini memaparkan prevalensi dan mengklasifikasikan jenis interaksi potensial berdasarkan level interaksi yaitu mayor, moderat dan minor. Total resep rawat jalan periode Januari–Maret 2014 adalah sebanyak 352 lembar resep yang didalamnya terdapat sebanyak 1.111 R/. Dari total keseluruhan jumlah lembar resep, terdapat 197 (55,97%) lembar resep yang masuk dalam kriteria inklusi. Sebanyak 121 lembar resep terdapat DDI’s potensial sebesar 34,38%. Keseluruhan DDI’s potensial yang terjadi adalah sebanyak 194 interaksi. DDI’s potensial mayor sebanyak 25 (12,89%), moderat sebanyak 134 (69,07%) dan minor 35 (8,04%). DDI’s terbanyak terdapat dalam kategori mayor dan moderat yang membutuhkan perhatian lebih dan tindakan pencegahan terhadap DDI’s potensial yang mungkin terjadi oleh dokter dan apoteker untuk memaksimalkan efektivitas terapi pasien.

Kata kunci: Interaksi obat-obat, pasien rawat jalan, resep polifarmasi

Potential of Drug-Drug Interaction in Polypharmacy Prescription: Retrospective Study on a Drugstore in Bandung

Abstract

Polypharmacy prescription very commonly occurs on prescribing the outpatient and inpatient in every health facility. Polypharmacy may increase the risk of Drug-drug Interactions (DDI’s) which mostly causes harm impact in the patient’s therapy. The aim of this study was to measure the potential of DDI’s on the outpatient prescription in one of the drugstore in Bandung. The data was processed through www. drugs.com database or Drug Interactions Checker. This study described the prevalence and classification of potential interactions based on interaction level of major, moderate, and minor. The number of outpatient prescription on January–March 2014 was 352 sheets of prescriptions with 1.111 R/. From overall numbers of prescriptions, there were 197 (55.97%) sheets of prescriptions on inclusion criteria. In 121 prescriptions, there were 34.38% of DDI’s potential. All of DDI’s potential occurs was 194 interactions. The major DDI’s potential of 25 (12.89%), moderate of 134 (69.07%) and minor of 35 (8.04%). The most of DDI’s found in major and moderate level need more attention and prevention aid against DDI’s potential that may occur by doctors and pharmacists to maximize the effectiveness of patient’s therapy.

Keywords: Drug-drug Interactions (DDI’s), outpatient, polypharmacy prescription


Keywords


Interaksi obat-obat, pasien rawat jalan, resep polifarmasi

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



This Journal indexed on:

           

 

Creative Commons License
Indonesian Journal of Clinical Pharmacy by Universitas Padjadjaran is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License. Based on a work at http://jurnal.unpad.ac.id/ijcp/

 


View My Stats