Formulasi Krim Antihiperpigmentasi Ekstrak Kulit Buah Delima (Punica granatum L.)

Bhakti A Magdalena, Sriwidodo Bardi, Wiwiek Indriyanti, Firdha S Maelaningsih

Abstrak


Kulit buah delima (Punica granatum L.) diketahui memiliki kandungan asam elegat dan asam galat yang menghambat enzim tirosinase, serta punicalagin yang menghambat reaksi oksidasi L-tirosin dan L-DOPA dalam mekanisme pembentukan melanin sebagai penyebab dari hiperpigmentasi. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi sediaan krim antihiperpigmentasi yang mengandung ekstrak kulit buah delima. Metode penelitian meliputi ekstraksi kulit buah delima, formulasi sediaan krim antihiperpigmentasi, evaluasi fisik sediaan, pengujian aktivitas penghambatan tirosinase, pengujian cemaran mikroba, dan ujian iritasi sediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah delima dapat diformulasikan menjadi krim antihiperpigmentasi yang baik, efektif, dan aman. Namun, krim yang mengandung ekstrak kulit buah delima 1% menunjukkan ketidakstabilan fisik. Sediaan krim dengan berbagai konsentrasi ekstrak kulit buah delima (0,5% dan 1%) efektif menghambat enzim tirosinase dengan nilai IC50 berturut-turut sebesar 363 ppm dan 290 ppm.

 

Kata kunci: Antihiperpigmentasi, ekstrak kulit buah delima, krim


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Lynde CB, Kraft JN, Lynde CW. Topical treatments for melasma and postinflammatory hyperpigmentation. Skin Therapy Letter. 2006;11(9):1-12.

Zhu W, Gao J. The use of botanical extracts as topical skin-lightening agents for the improvement of skin pigmentation disorders. Journal of Investigative Dermatology Symposium Proceedings. 2008;13:20-24.

Badan POM RI. Bahan berbahaya dalam kosmetik, dalam: kosmetik pemutih (whitening), Naturakos, Jakarta. Edisi Agustus 2008;3(8).

Juwita NK, Djajadisastra J, Azizahwati. Uji penghambatan tirosinse dan stabilitas fisik sediaan krim pemutih yang mengandung ekstrak kulit batang nangka (Artocarpus heterophyllus). Majalah Ilmu Kefarmasian. 2015;8(2):105-124.

Ozer O, Mutlu B, Kivcak B. Antityrosinase activity of some plant extracts and formulations containing ellagic acid. Pharm Biol. 2007;45: 519-524.

Kasai K, Yoshimura M, Koga T, Arii M, Kawasaki S. Effects of oral administration of ellagic acid-rich pomegranate extract on ultraviolet-induced pigmentation in the human skin. J Nutr Sci Vitaminol. 2006; 52:383-388.

Chang CT, Chang WL, Hsu JC, Shih Y, Chou ST. Chemical composition and tyrosinase inhibitory activity of Cinnamomum cassia essential oil. Botanical Studies. 2013;54(10).1-7.

Wasitaatmadja. Penuntun ilmu kosmetika medik. Jakarta: UI Press;1997.

Badan Standardisasi Nasional. Sediaan Tabir Surya SNI 16-439-1996. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional; 1996.

Moon JY, Yim EY, Song G, Lee NH, Hyun CG. Screening of elastase and tyrosinase inhibitory activity from Jeju island plants. EurAsia J. Biosci. 2010;4:41-53.

Tyagi S, Singh A, Bharwaj P, Sahu S, Yadav AP, Kori MI. Puniclagins-a large polyphenol compounds found in pomegrantes: a therapeutic review. Academic Journal of Plant Science. 2012;5(2):45-49.

Wang N, Wang ZY, Mo SL, Loo TY, Wang DM, Luo HB, et al. Ellagic acid, a phenolic compound, exerts antiangiogenesis effects via VEGFR-2 signaling pathway in breast cancer. Breast Cancer Res Treat. 2012;134(3): 943–955.

Yoshimura M, Watanabe Y, Kasai K, Yamakoshi J, Koga T. Inhibitory effect of an ellagic acid-rich pomegrante extract on tyrosinase activity and ultraviolet-induced pigmentation. Biosci, Biotechnol, Biochem. 2005;69 (12):2368-2373.




DOI: https://doi.org/10.15416/ijpst.v3i1.7912

Article metrics

Abstract views : 0 | views : 0

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Copyright © 2016 IJPST.

Switch to English

Universitas Padjadjaran. Back to Top

View My Stats