PROTEKSI ARSIP VITAL PADA BADAN PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH DI YOGYAKARTA

Musrifah Musrifah

Abstract


Vital archives are vital records and also records the class that requires special treatment both in terms of security and protection, because the information it has is closely related to the existence and survival of the organization. Therefore, there is no reason whats over for the organization to ignore the existence of these vital records. Vital records protection is a preventive action performed before the occurrence of an event that affects the damaged and destruction of records. This is what lies behind the author to reveal about the protection of vital records at the National Library and Regional Archives in Yogyakarta. As this study aims to determine the general protection of vital records at the National Library and Regional Archives in Yogyakarta. Based on the results of this study concluded that, protection of archives vital conducted by the National Library and Regional Archives in Yogyakarta, which prefer the physical archive vital itself to remain intact saved and survived the disaster, and archive vital is stored on each work unit always use it.

Arsip vital merupakan arsip dinamis dan juga arsip kelas satu yang memerlukan perlakuan khusus baik dalam hal pengamanan maupun perlindungan, karena informasi yang dimilikinya sangat terkait dengan keberadaan dan kelangsungan organisasi. Oleh karenanya, tidak ada alasan apapun bagi organisasi untuk mengabaikan keberadaan arsip vital ini. Proteksi arsip vital merupakan tindakan preventif yang dilakukan sebelum terjadinya suatu peristiwa yang berdampak kepada rusak dan musnahnya arsip. Inilah yang melatarbelakangi penulis untuk mengungkap tentang proteksi arsip vital pada Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah di Yogyakarta. Adapun penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui proteksi arsip vital pada Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah di Yogyakarta. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, proteksi arsip vital yang dilakukan oleh Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah di Yogyakarta, yaitu lebih mengutamakan fisik dari arsip vital itu sendiri supaya tetap utuh tersimpan dan selamat dari berbagai bencana, dan arsip vital tersebut disimpan pada setiap unit kerja yang selalu memanfaatkannya.


Keywords


Pemeliharaan, arsip, arsip vital.

Full Text:

PDF

References


Amsyah, Z. (2003). Manajemen Kearsipan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Barthos, B. (1997). Manajemen Kearsipan: Untuk Lembaga Negara, Swasta, dan Perguruan Tinggi. Jakarta: Bumi Aksara

Basuki, S. (2003). Manajemen Arsip Dinamis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

HS, L. (2009). Kamus Kepustakawanan Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Book Publisher

Kallberg, M. (2012). Archivists 2.0: Redefining The Archivist’s Profession in The Digital Age. Retrieved Maret 2015, from Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Krihanta. (2013). Pengelolaan Arsip Vital. Tanggerang Selatan: Universitas Terbuka

Mirmani, A. (2011). Pengantar Kearsipan. Jakarta: Universitas Terbuka

Rustam, M. (2014). Pengelolaan Arsip Elektronik. Tanggerang : Universitas Terbuka

Widyawan, R. (2012). Pelayanan Referensi Berawal Dari Senyuman. Bandung: Bahtera Ilmu.




DOI: https://doi.org/10.24198/jkip.v4i2.10025

Article metrics

Abstract views : 0 | views : 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan

 

Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan Indexed by:

 

 

Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan
Program Studi Ilmu Perpustakaan
Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran
Jl. Raya Bandung-Sumedang Km. 21 Jatinangor, Sumedang, Indonesia 45363
WA: +62817225082 (Chat Only)

Telepon: +62227796954
Faksimile: +62227794122
email: jkip.fikom@unpad.ac.id

 


Creative Commons License
Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License