Hubungan Lamanya Terapi ARV dengan Kepatuhan Minum Obat pada Anak HIV di Klinik Teratai

Ari Hayatiningsih, Anggraini Alam, Trully Deti Sitorus

Abstrak


Prevalensi Human immunodeficiency virus (HIV) di Indonesia mengalami peningkatan. Manajemen utama penderita HIV adalah dengan memberi obat antiretroviral (ARV) untuk seumur hidup. Kepatuhan adalah faktor yang paling penting dalam keberhasilan terapi ARV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Lamanya Terapi ARV dengan Kepatuhan Minum Obat pada Anak HIV di Klinik Teratai-RSHS. Penelitian menggunakan studi desain analitik Cross sectional, data diambil dari bulan November – Desember 2016 secara retrospektif dari kartu pengobatan pasien anak yang terdiagnosis HIV dan mengambil obat di Klinik Teratai-RSHS , Bandung. Jumlah sampel minimal 33. Pasien HIV anak lebih banyak pada umur ≤ 5 tahun (70,6%), jenis kelamin laki-laki (64,7%) dan lamanya terapi 13 – 18 bulan (23,5%) dan 19 – 24 bulan (23,5%). Pasien HIV anak dengan lama terapi 13 – 18 bulan tingkat kepatuhannya rendah < 95%, sedangkan lama terapi ≤ 6 bulan tingkat kepatuhannya baik ≥ 95%. Hasil analisis korelasi diperoleh tidak ada Hubungan antara lamanya terapi dengan kepatuhan minum obat ARV (p=0,94; r=-0,292). Dari penelitian ini didapatkan bahwa tidak adanya hubungan antara lamanya terapi dengan kepatuhan minum obat ARV pada pasien HIV di Klinik Teratai.

Kata Kunci: ARV, HIV pada Anak, kepatuhan


Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24198/jsk.v3i2.15007

Article metrics

Abstract views : 0 | views : 0

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.