Pengaruh kerapatan naungan dan frekuensi penyiraman terhadap pertumbuhan bibit kemiri sunan (Reutealis trisperma (BLANCO) Airy Shaw)

Nadiyah Mia Audina, Yudithia Maxiselly, Santi Rosniawaty

Abstrak


Intensitas cahaya matahari dan penyiraman tanaman memegang peranan penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman serta merupakan bahan baku proses fotosintesis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kerapatan naungan dan frekuensi penyiraman yang optimal terhadap pertumbuhan bibit kemiri sunan. Penelitian ini telah dilakukan di kebun percobaan Ciparanje, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat dengan ketinggian tempat 725 meter di atas permukaan laut pada bulan November 2015 sampai Januari 2016. Rancangan yang digunakan adalah rancangan petak terbagi dengan empat ulangan. Petak utama adalah perlakuan kerapatan naungan yang terdiri dari tiga taraf yaitu: tanpa naungan, naungan 35% dan naungan 25%. Anak petak adalah perlakuan frekuensi penyiraman yang terdiri dari tiga taraf yaitu: sehari sekali, dua hari sekali dan tiga hari sekali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara kerapatan naungan dengan frekuensi penyiraman terhadap pertumbuhan bibit kemiri sunan. Tidak terdapat pengaruh mandiri terbaik dari faktor kerapatan naungan, namun terdapat pengaruh mendiri terbaik dari faktor frekuensi penyiraman yaitu pada taraf satu hari sekali dilihat dari komponen pertumbuhan diameter batang, jumlah daun, tinggi tanaman, indeks luas daun, bobot basah dan bobot kering kemiri sunan.

Kata kunci : Kemiri Sunan, Frekuensi Penyiraman, Naungan


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Astuti, T. dan S. Darmanti. 2010. Perkembangan serat batang Rosella (Hibicus sabdariffa var. Sabdariffa) dengan perlakuan naungan dan volume penyiraman yang berbeda. Buletin Anatomi dan Fisiologi. Vol. XVIII, No. 2. Universitas Diponegoro. Semarang.

Faridah, E. 1996. Pengaruh intensitas cahaya, mikoriza dan serbuk arang pada pertumbuhan alam Rybalanops Sp. Buletin Penelitian, Fakultas Kehutanan UGM Yogyakarta, 29 : 21-28.

Ferita, I., A. Nasrez., F. Hamda., dan S. Erni. 2009. Pengaruh intensitas cahaya terhadap pertumbuhan bibit gambir (Uncaria gambir Roxb.). Buletin. Universitas Andalas. Padang.

Herman, M. dan D. Pranowo. 2009. Kemiri sunan untuk konservasi tanah dan air. Sirkuler teknologi tanaman rempah dan industri. Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Aneka Tanaman Industri. 15p.

Hermanto., F. E. Sitepu dan J. Ginting. 2014. Pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaesis guineensis Jacq.) dengan menggunakan media sekam padi dan frekuensi penyiraman di main nursery. Jurnal Online Agroteknologi Vol. 2 No. 3 : 1211-1218. Universitas Sumatra Utara. Sumatra.

Juhaeti, T. 2009. Pengaruh naungan terhadap pertumbuhan bibit pulai (Alstonia scholaris (L.) R.Br). Buletin Pusat Penelitian Biologi-LIPI Vol.9 No.6. Bogor.

OPEC. 2008. World Oil Outlook 2008. OPEC Secretariat, Vienna

Pranowo, D. 2009. Bunga rampai kemiri sunan penghasil biodiesel, solusi masalah energi masa depan. Teknologi perbenihan. Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Aneka Tanaman industri. Hal 97-104.

Salisbury, F.B dan C.W Ross. 1995. Fisiologi Tumbuhan Jilid 3. Penerbit ITB Bandung: Bandung.

Schmidt, F.H., and J.H.A. Ferguson. 1951. Rainfall type based on wet and dry period ratio for Indonesia with Western New Gurinea. Kementerian Perhubungan. Jawatan Meteorologi dan Geofisika. Jakarta.

Siregar, T. H. S., S. Riyadi dan L. Nuraeni. 1992. Budidaya pengolahan dan pemasaran cokelat. Penebar Swadaya. Jakarta. 170 hal.

Sudrajat, 1983. Sifat fisiko kimia hasil hutan bagian I. Laporan No. 164. Balai Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan. Bogor.

Suhardi, 1995. Effect of shading, mycorrizha inoculated and organic matter on the growth of Hopea gregaria seedling. Buletin Penelitian Fakultas Kehutanan UGM Yogyakarta, 28 : 18-27.

Tefa, P., M. Roberto., Taolin dan A. Lelang. 2015. Pengaruh dosis kompos dan frekuensi penyiraman pada pertumbuhan bibit sengon laut (Paraserianthes falcataria, L.). Jurnal Pertanian Konservasi Lahan Kering. Savana Cendana Vol 1. 13-16. Universitas Timor. Nusa Tenggara Timur.




DOI: https://doi.org/10.24198/kltv.v15i2.11901

Article metrics

Abstract views : 0 | views : 0

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jurnal Kultivasi, All Right © Reserved 2018