Pengaruh pemberian zat retardan terhadap pertumbuhan dan hasil ubi pada dua kultivar kentang (Solanum tuberosum L.) di dataran medium

Sumadi Sumadi, Erni Suminar, Murgayanti Murgayanti, Anne Nuraini

Abstrak


Tujuan dari kegiatan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi mengenai kulti-var kentang dan jenis serta konsentrasi zat retardan yang dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan serta kuantitas dan kualitas hasil ubi bibit kentang di dataran medium. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Petak terpisah. Perlakuan terdiri dari petak utama yaitu kultivar yaitu kultivar Nadia dan Granola, dan anak petak yaitu jenis dan konsentrasi zat retardan dengan penggunaan paklobutrazol ( 0; 40; 120 mg L-1 ) atau coumarin (45; 90; 135 mg L-1). Hasil percobaan menun-jukkan bahwa jenis kultivar dan zat retardan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan per-kembangan bibit kentang. Terjadi interaksi pada peubah bobot ubi per tanaman, sedangkan peubah tinggi tanaman, kandungan klorofil, jumlah ubi per tanaman, bobot ubi per petak dan persentase jumlah ubi kentang per tanaman berdasarkan pengkelasan ubi bibit tidak terjadi interaksi antara kultivar dan zat retardan.  Penggunaan zat retardan pada kultivar Nadia menghasilkan bobot ubi per tanaman lebih tinggi daripada kultivar Granola sedangkan untuk kelas ubi ukuran S dan M dihasilkan lebih tinggi pada kultivar Granola daripada kultivar Nadia.

 

Kata kunci : Kentang ∙ Ubi ∙ Dataran medium ∙ Zat retardan

 


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


BPS. 2009. Survei Pertanian. Produksi Tanaman Sayuran di Indonesia. http//www.bps.go. id. 4 Februari 2011.

Davis, T.D. and E.A. Curry. 1991. Chemical regulation of vegetative growth. Critical Rev. Plant Sci., 10: 151-188.

El-Sawy, A., S. Bekheet, U. Ibrahimaly. 2007. Morphological and molecular and charac-terization of potato microtubers production on coumarin inducing medium. Int.J. Agric & Biol. 9(5):675-680.

Food and Agriculture Organization of The United Nations. 2008. Top production –world (total). Diakses : http://faostat.fao. org/site/339/default.aspx (22/03/2011).

Food And Agriculture Organization of The United Nations. 2009. Top production –world (total). Diakses :http://faostat.fao. org/site/339/default.aspx (22/03/2011).

Gardner FP. , Pearce & Mitchell L. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya (Terjemahan Herawati Susilo). UI Press. hal.268-269.

Hamdani, J.S. 2008. Perngaruh jenis mulsa terjadap pertumbuhan dan hasil tiga kultivar kentang (Solanum tuberosum L.) yang ditanam di dataran medium. J. Agron. Indonesia 37 (1):14-20.

Jungklang, J., and K. Saengnil. 2012. Effect of paklobutrazol on patumma cv. Chiang Mai Pink under water stress. Songklanakarin J. Sci. Techno. 34 (4): 361-366.

Lolaei A., S. Mobasheri, R. Bemana, N. Teymori. 2013. Role of paclobutrazol on vegetative and sexual growth of plants. Int’l J. of Agric. and Crop Sci. Vol. 5 (9): 958-961.

Mashhadi S., Moeini MJ. 2015. The effect of cytokinin and coumarin on in vitro microtuberization of potato (Solanum tuberosum L.) Cv. Marfona. Ludus Vitalis. Vol. XI (1): 165-170.

Muthoni J., J.N. Kabira. 2015. Potato production in the hot tropical areas of Africa: Progress made in breeding for heat tolerance. J. of Agricultural Science Vol. 7 (9) : 2015

Rajalekshmi, KM., Jaleel CA., Azooz MM, Pannereselvam R. 2009. Effect of triazole growth regulator on growth and pigment content in Plectanthus aromaticus and Plectranthus vettiveroids. Adv. Biol. Research. 3(3-4): 117-122.

Tekalign, T and Hammes, P.S. 2005. Growth responses of potato (Solanum tuberosum) grown in a hot tropical lowland to applied paklobutrazol. J. Crop & Hort. Sci. 33:35-102.

Vandam, J., Kooman, P.L, Struik, P.C. 1996: Effect of temperature and photoperiod on early growth and final number of tubers in potato (Solanum tuberosum L.) Pot. Res. 39:51-62.

Wolf, S., A. Marani, J. Rudich. 1990: Effects of temperature and photoperiode on assimilate partitioning in potato plant. Annals of Botany 66:515-520.

Xie, XJ., SHH Shen, X.Y. Zhao, and F.D. Xu. 2011. Effect of photosynthetic characteristic and dry matter accumulation of rice under high temperature at heading stage. African J. Agric. Res. Vol. 6(7): 1931-1940.

Stallknecht, G.F. and S. Farnsworth. 1982. General characteristics of coumarin induced tuberization of axillary shoots of Solanum tuberosum L cultured in vitro. Am. Potato J. 59, 17-32.




DOI: https://doi.org/10.24198/kltv.v14i2.12067

Article metrics

Abstract views : 0 | views : 0

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jurnal Kultivasi, All Right © Reserved 2018