Analisis Teknik dan Uji Kinerja Mesin Pelubang Tanah untuk Resapan Air

Wahyu Kristian Sugandi, Zaida Zaida, Asep Yusuf

Abstrak


Lubang resapan merupakan salah satu cara untuk dapat menanggulangi permasalahan kualitas dan kuantitas air. Namun pembuatan lubang resapan masih menggunakan alat manual dan kurang efektif. Hal ini karena dilakukan oleh dua orang dengan laju pemboran hanya 1,6 cm/menit. Untuk menangani hal ini Laboratorium Alat dan Mesin Pertanian UNPAD telah merancang bangun Mesin Pembuat Pelubang Tanah Untuk Resapan Air. Mesin yang telah dibuat belum memiliki spesifikasi teknis, sehingga perlu dilakukan analisis teknik dan uji kinerja untuk menetapkan spesifikasi teknis pada mesin tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode desain dan dilanjutkan dengan percobaan secara empiris, yaitu melakukan desain, perhitungan dan pengukuran terhadap komponen struktural dan kinerja mesin yang meliputi kekuatan rangka, lendutan, laju pemboran, kebutuhan konsumsi bahan bakar, tingkat kebisingan dan tingkat getaran. Berdasarkan evaluasi kelayakan teknis dan kinerja mesin diperoleh bahwa kekuatan rangka untuk menopang beban maksimal adalah 6.048 N, lendutan pada rangka sebesar 0,038 mm, dengan laju pemboran 5,5 cm/menit, kebutuhan konsumsi bahan bakar 0,16 liter/jam, tingkat kebisingan 87,32 dB dan getaran mesin sebesar 46,38 mm/s. Hasil uji kinerja mesin menunjukkan mesin berfungsi dengan baik, namun getaran yang terjadi masih belum memenuhi standar uji mesin.

Kata kunci : pelubang tanah, resapan air, lubang resapan


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Abdurrachman, Fabdullah. 2012. Uji kinerja mesin pelubang tanah untuk menanam sengon (Albizia falcataria L). Skripsi. Fakultas Teknologi Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Arsyad S,. 2006 Konservasi Tanah dan Air. IPB Press, Bogor.

Brata, Kamir R. dan Anne Nelistya. 2008 Lubang Resapan Biopori. Niaga Swadaya, Bogor.

Effendi. 2013. Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan Perairan. Kanisius: Yogyakarta .

Hall, A. S., A. R. Holowenko, H.G. Laughin. 1993 Theory and Problem of Machine Design. McGraw-Hill Internasional Book Company, Singapore.

Hartono, Denny Rio. 2012 Pengomposan sampah sisa buah-buahan dalam lubang resapan biopori di berbagai penggunaan lahan. Skripsi. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Bogor

Irawan, A. P. 2009 Diktat Elemen Mesin. Jurusan Teknik Mesin. Universitas Tarumanegara. Jakarta.

ISO 10816-1 : 1995 Mechanical Fibration – Evaluation of Machine Vibration by Measurements on Non-rotating parts. International Organization for Standardization. Geneve. Switzerland.

Istigno, J. Hiegien. 1971. Keselamatan Kerja Terhadap suara dan Vibrasi. Perusahaan Keselamatan Kerja dan Jaminan Sosial.

Juliandari, Murti, Azwa Nirmala dan Erni Yuniarti. 2013. Efektivitas lubang resapan biopori terhadap laju resapan (Infiltrasi). Jurnal. Fakultas Teknik. Universitas Tanjungpura. Pontianak.

Lehto, M. R. and James, R. B 2008. Introduction to Human Factor and Ergonomics for Engineering. Lawrence Erlboum Associates, London. .

Pusat Pengkajian, Penelitian, dan Pengembangan Agribisnis (P4) dan BAPPEDA Jombang,. 2011 Kajian teknis pembuatan lubang brokah (Biopori) pada lahan di kawasan kecamatan wonosalam. Fakultas Pertanian Darul ‘Ulum Jombang. Jombang.

Sanders, M. S., and Cosmick, E. J. 1987..Human Factors in Engineering and design. Mc.Graw-Hill Book Co, Singapore

Shigley. J. E. 1986 Perancangan Teknik Mesin jilid 2.Edisi keempat. Erlangga, Jakarta..

Singer, F. L., Andrew, P. and Darwin, S. 1995. Kekuatan Bahan (Teori kokoh_strenght of Material). Edisi Ketiga. Erlangga, Jakarta.

Sularso dan Kiyokasu, Suga. 1997. Dasar Perencanaan dan Perancangan Elemen Mesin. Cetakan Kesembilan. Pradnya Paramita, Jakarta. Sutalaksana, Anggawisastra dan Tjakraatmadja.. Teknik Tata Cara Kerja. Jurusan Teknik Industri ITB, Bandung.

Sutalaksana, Anggawisastra dan Tjakraatmadja. 2006. Teknik Tata Cara Kerja. Jurusan Teknik Industri ITB, Bandung.




DOI: https://doi.org/10.24198/jt.vol11n2.3

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.