Kajian Pengaruh Rasio Refluks Terhadap Karakteristik Minyak Nilam Hasil Distilasi Fraksinasi

Rifki Amrullah, Sarifah Nurjanah, Asri Widyasanti, Mimin Muhaemin

Abstrak


Minyak nilam yang diproduksi oleh petani lokal umumnya masih memiliki mutu rendah yang disebabkan oleh proses penyulingan yang relatif singkat serta masih menggunakan metode dan peralatan yang sederhana. Rasio refluks pada distilasi fraksinasi dapat digunakan sebagai perlakuan untuk meningkatkan mutu minyak nilam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari rasio refluks terhadap mutu dan karakteristik minyak nilam hasil distilasi fraksinasi serta kondisi proses yang terjadi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan analisis deskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan tiga variabel penelitian yaitu rasio refluks (20:1), (30:1), dan (40:1) dengan pengulangan sebanyak tiga kali, serta diatur untuk menghasilkan 3 fraksi (cut) pada masing-masing variabel penelitian. Parameter yang diukur meliputi rendemen proses, kadar patchouli alcohol, warna, bobot jenis, indeks bias, bilangan asam, dan kelarutan dalam etanol 90%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio refluks tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap karakteristik minyak nilam yang dihasilkan pada cut yang sama, kecuali pada nilai bilangan asam. Rasio refluks (20:1) sudah cukup baik dalam menghasilkan mutu minyak nilam, khususnya pada cut 3 karena memiliki kadar patchouli alcohol yang tinggi sebesar 85,39%, serta serta memiliki kondisi proses paling efisien karena memiliki waktu proses paling singkat, yaitu 13,28 jam serta menghasilkan rendemen tertinggi sebesar 95%.

Kata Kunci: distilasi fraksinasi, minyak nilam, rasio refluks

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Aisyah, Y. dan Anwar, S.H. 2012. Physico-chemical properties of patchouli oils (Pogostemon cablin) separated by fractional distillation method. Proceedings of The Annual International Conference, Syiah Kuala University-Life Sciences & Engineering Chapter 2(2): 355-359.

Aisyah, Y., Hastuti, P., Sastrohamidjojo, H., dan Hidayat, C. 2008. Komposisi kimia dan sifat antibakteri minyak nilam (Pogostemon cablin). Majalah Farmasi Indonesia, 19(3): 151-156.

Ambrose, D.C.P, Manickavasagan, A. dan Naik, R. 2016. Leafy Medicinal Herbs: Botany, Chemistry, Postharvest Technology and Uses. London: CABI.

Annisa, Y. (2013). Peningkatan kadar patchouli alkohol minyak nilam dengan metode distilasi fraksinasi vakum. Skripsi. Banda Aceh: Universitas Syiah Kuala.

Armando, R. 2009. Memproduksi 15 minyak atsiri berkualitas. Jakarta: Penebar Swadaya.

Gilbert, J.C. dan Martin, S.F. 2010. Experimental organic chemistry: a miniscale and microscale approach, 5th edition. USA: Cengage Learning.

Guenther, E. 1948. The Essential oils Volume I. New York: D. Van Nostrand Company, Inc.

Guenther, E. 1949. The Essential oils Volume II. New York: D. Van Nostrand Company, Inc.

Harimurti, N., T. H. Soerawidjaja., D. Sumangat., & Risfaheri. 2012. Ekstraksi Minyak Nilam (Pogostemon cablin Benth) dengan Teknik Hidrodifusi Pada Tekanan 1 – 3 Bar. J. Pascapanen 9(1): 1 - 10.

Hutchings, J.B. 1999. Food Color And Appearance. Gaithersburg, Md: Aspen Publishers, Inc

Mahanta, J.J., Chutia, M., dan Sarma, T.C., 2007. Study on Weed Flora and Their Influence on Patchouli (Pogostemon cablin Benth.) Oil and Patchoulol. Journal of Plant Sciences, 2(1): 96-101.

Mangun, H.M.S., Waluyo, H., dan Purnama, A. 2005. Nilam. Depok: Penebar Swadaya Grup.

Nurjanah, S., M. Muhaemin, A. Widyasanti, R. Amrullah, C. Hashilah. 2017. Isolation of patchouli alcohol from patchouli oil by fraction distillation. Paper Presented at International Conference of Sustainability Agriculture, Food, and Energy, Shah Alam, Malaysia, 22-23 Agustus 2017.

Pavia, D. L. 2005. Introduction to organic laboratory techniques: a small scale approach, 2nd edition. USA: Brooks/Cole, Thomson Learning Inc.

Rukmana, I.H.R. 2004. Nilam: prospek agribisnis dan teknik budi daya. Yogyakarta: Kanisius

Supriono, & T. A Susanti. 2014. Kualitas minyak atsiri nilam dari metode pengecilan ukuran pada penyulingan tanaman nilam (Pogestemon cablin Benth). Prosiding Seminar Nasional Kimia HKI. Kalimantan Timur, 26 April 2016




DOI: https://doi.org/10.24198/jt.vol11n2.8

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.