Kajian Pemanfaatan Sampah Pemukiman Sebagai Bahan Dasar EM-Bokashi dan Interaksinya dengan Jumlah Pemberian Air Terhadap Hasil dan Pertumbuhan Tanaman Tomat (Lycopersicon eseulentum Mill)

Wagiono -

Abstrak


Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh jumlah pemberian air dan berbagai jenis EM-Bokashi sampah rumah tangga sebagai bahan dasar pupuk terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill), dan memberikan informasi kombinasi perlakukan jumlah pemberian air dan EM-Bokashi mana yang paling mempengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei hingga Agustus 2005

Hasil penelitian menujukkan terdapat interaksi antara perlakuan jumlah pemberian air dan perlakuan berbagai jenis EM-Bokashi terhadap  tinggi tanaman sebagai respon pertumbuhan tanaman tomat dan pertumbuhan terbaik terjadi pada perlakuan kombinasi perlakuan jumlah pemberian air 625 ml/hari dan pemberian EM-Bokashi berasal dari rubbish sebanyak 30 ton/ha (K3E1), setinggi 208,00 cm. Tidak terdapat interaksi antara perlakuan jumlah pemberian air dan perlakuan berbagai jenis EM-Bokashi terhadap jumlah buah dan berat buah sebagai respon hasil tanaman tomat. Berat buah paling baik terdapat pada perlakuan pemberian EM-Bokashi yang berasal dari rubbish sebanyak 30 ton/ha(K3), seberat  3.495,00 gram pertanaman atau setara dengan 13,980 ton/ha, demikian juga dengan jumlah buah pertanaman yang paling baik terdapat pada perlakuan pemberian EM-Bokashi yang berasal dari rubbish  sebanyak 30 ton/ha(K3), dengan jumlah buah rata-rata 46,32 buah pertanaman.

 

Kata kunci: Sampah pemukiman, EM-Bokashi

Article metrics

Abstract views : 0

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Member of :