PEMISAHAN 2-MONOASILGLISEROL KAYA ASAM LEMAK OMEGA-3 HASIL REAKSI BUTANOLISIS LIMBAH MINYAK IKAN MENGGUNAKAN MEDIUM PRESSURE LIQUID CHROMATOGRAPHY

Heri Risnayadi Mahmud

Abstrak


Asam lemak omega-3 khususnya eicosapentaenoic acid (EPA) dan  docosahexaenoic acid (DHA) adalah sangat penting dalam pengayaan gizi pangan yang dapat diproduksi dari minyak ikan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni hingga Maret 2005. Distribusi asam lemak-3 dalam triasilgliserol (TAG) minyak ikan adalah lebih tinggi pada posisi sn-2 dari pada posisi sn-3. Reaksi butanolisis enzimatik yang menggunakan lipase Thermomyces lanuginosus (LipozymeâTL IM) dapat menghasilkan mono-asilgliserol (MAG) kaya akan asam lemak omega-3 karena enzim spesifik untuk memotong asam lemak pada posisi  sn-1,3 TAG dan menyisakan 2-MAG kaya akan asam lemak omega-3. Dalam penelitian ini, reaktor fluidized-bed kontinyu digunakan untuk mengkonversi minyak ikan (100% TAG) menjadi suatu campuran 6,69% TAG, 17,22% diasilgliserol (DAG), 11,39% MAG, 29,26% butil ester, 28,45% butanol dan 6,99% komponen lain selama 1 jam. MAG dipisahkan dari campuran menggunakan suatu kolom silika gel Medium Pressure Liquid Chromatography (MPLC) dengan tiga tahap elusi. Tahap pertama, butanol dielusi gas nitrogen yang ditiupkan ke dalam kolom silika gel. Tahap kedua, komponen non MAG dielusi dengan 600 ml heksana/dietileter (dengan lima perlakuan 100/0, 90/10, 80/20, 70/30 dan 60/40 v/v). Tahap terakhir, MAG dielusi dengan 600 ml dietileter. Dari 22 g minyak ikan, melalui perlakuan heksana/dietileter 80/20 (v/v) dihasilkan 3,472 g minyak MAG kemurnian tinggi (93,21%) dan recovery MAG (96,99%). Hasil evaluasi asam lemak menunjukkan bahwa minyak MAG tersebut kaya akan asam lemak omega-3 44,2% (w/w) (29,30% EPA, 7,82% DHA and 5,57% other omega-3 fatty acids).

 

Kata kunci: Reaktor fluidized-bed, monoasilgliserol, asam lemak omega-3, LipozymeâTL IM dan medium pressure liquid chromatography


Article metrics

Abstract views : 0

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Member of :