Kekerabatan Antar Genus Anggrek Sub Tribe Sarcanthinae Berdasarkan Data Fenotip dan Pola Pita DNA

Suskandari Kartikaningrum, Nani Hermiati, Achmad Baihaki, Murdaningsih Haeruman K., Nurita Toruan Mathius

Abstract


Kekerabatan genetik di antara tanaman anggrek ‘sub tribe’ Sarcanthinae perlu diketahui untuk melakukan persilangan dalam program pemuliaan. Persilangan antara genus-genus dalam ‘sub tribe’ Sarcanthinae berkerabat dekat akan meningkatkan peluang keberhasilan persilangan. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan tingkat kemiripan dan jarak genetik di antara genus anggrek ‘sub tribe’ Sarcanthinae berdasarkan pola pita DNA dan fenotip. Hubungan kekerabatan 13 genotip anggrek dianalisis menggunakan 39 data fenotip biner dan 185 pita DNA yang diperoleh dari hasil amplifikasi 14 praimer dekamer acak RAPD. Selanjutnya dilakukan analisis gerombol menggunakan koefisien Dice atau rumus Nei dan Li (1979). Dari hasil analisis diperoleh matrik kemiripan yang digunakan untuk menentukan jauh dekatnya kekerabatan antar genotip anggrek dan untuk membentuk dendrogram berdasarkan fenotip, pola pita DNA serta gabungan data fenotip dan pola pita DNA. Tingkat kemiripan berdasarkan fenotip berkorelasi positif (r = 0.5485) dengan tingkat kemiripan berdasarkan pola pita DNA. Berdasarkan gabungan data fenotip dan pola pita DNA ditetapkan bahwa pada skala koefisien Dice ³ 0.38 merupakan batas kekerabatan yang dekat (pada jarak genetik £ 0.62). Hubungan kekerabatan diantara tanaman anggrek berdasarkan fenotip tidak konsisten dengan pola pita DNA. Berdasarkan fenotip hubungan kekerabatan anggrek ‘sub tribe’ Sarcanthinae adalah dekat tetapi berdasarkan pola pita DNA dan gabungan keduanya adalah jauh. Semua genotip dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok. Renanthera dan Paraphalaenopsis merupakan genus yang berkerabat terjauh dengan genusgenus yang lain.


Article metrics

Abstract views : 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.





Zuriat @ PERIPI - Universitas Padjadjaran