Aktivitas Enzim Peroksidase pada Lima Genotip Cabai yang Mempunyai Ketahanan Berbeda terhadap Penyakit Antraknos

Khairul Zen, Ridwan Setiamihardja, Murdaningsih H. K., Tarkus Suganda

Abstract


Percobaan ini dilakukan di Kebun Percobaan dan rumah kaca, Fakultas Pertanian, UNPAD, Jatinangor dari bulan Agustus 2001 sampai bulan Februari 2002, bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai aktivitas enzim peroksidase pada tanaman cabai yang mempunyai ketahanan berbeda dan korelasi aktivitas peroksidase dengan ketahanan terhadap penyakit Antraknos. Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok dengan enam kali ulangan. Sebagai perlakuan adalah lima genotipe cabai yang mempunyai ketahanan berbeda terhadap penyakit Antraknos, yaitu : CF-03, KRT-I, KRTShatol, Paprika, dan RS-07. Untuk mengetahui aktivitas enzim peroksidase pada tanaman yang terinfeksi, setiap genotipe ditanam di lapangan pada petakan berukuran 1,2 m x 4 m, sedangkan untuk mengetahui aktivitas peroksidase pada tanaman yang tidak terinfeksi, penanaman dilakukan di polybag di rumah kaca. Sebagai sumber inokulum Antraknos, dilakukan penanaman genotipe rentan di sekeliling petakan percobaan dan diantara ulangan satu bulan sebelum penanaman genotipe uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan aktivitas peroksidase antara genotip setelah terinfeksi Antraknos. Aktivitas peroksidase pada daun cabai yang terinfeksi Antraknos lebih tinggi dibanding daun cabai yang tidak terinfeksi. Tidak terdapat korelasi antara intensitas serangan penyakit Antraknos dengan aktivitas peroksidase pada daun tanaman cabai yang terinfekai. Aktivitas peroksidase yang tinggi tidak berkaitan dengan intensitas serangan penyakit yang rendah. Dengan demikian aktivitas peroksidase tidak dapat dipakai sebagai kriteria seleksi untuk ketahanan tanaman cabai terhadap penyakit Antraknos.


Article metrics

Abstract views : 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.





Zuriat @ PERIPI - Universitas Padjadjaran