VARIASI SOMAKLONAL DAN INDUKSI MUTASI IN VITRO GUNA MEMPERCEPAT PEMULIAAN TANAMAN PISANG

Rita Megia

Abstract


Berbagai karakter biologi dangenetik pisang menyebabkan pemuliaan tanaman ini melalui persilangan sangat sulit, lama dan mahal untk dilakukan. Di lain pihak kebutuhan sangat mendesak akan kultivar pisang tripoid baru yang tahan terhadap penyakit, khususnya penyakit layu Panama dan Sigatoka. Teknik induksi mutasi in vitro dan variasi somaklonal bersifat langsung sehingga sangat efisien dalam mempercepat pengembangan tanaman ini. Perubahan karakter yang diperoleh melalui kedua teknik ini dapat meliputi hanya satu karakter saja tanpa merubah genotip, baik yang telah ada pada tanaman sebelumnya. Keberhasilan mendapatkan klon dan mutan baru dengan karakter yang menarik mempergunakan kedua teknik di atas tidak terlepas dari dukungan kemajuan metode kultur jaringan. Perubahan genetik yang terjadi dapat terfiksasi pada tiap tahapan subkultur − pada saat yang bersamaan − plantlet dapat diperbanyak untuk evaluasi. Karakter baru yang diperoleh juga terbukti stabil dan diwariskan pada generasi berikutnya. Tulisan ini mengulas latar belakang dan kemajuan pemuliaan pisang di dunia yang diperoleh melalui teknik induksi mutasi in vitro dan variasi somaklonal. Berbagai contoh keberadaan mutan dan klon pisang baru yang diperoleh disajikan beserta latar belakang pemuliaannya.


Article metrics

Abstract views : 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.





Zuriat @ PERIPI - Universitas Padjadjaran