KERAGAAN DAN STABILITAS GALUR HARAPAN PADI AROMATIK, BERAS MERAH, DAN KETAN MERAH DAN HASIL TINGGI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Buang Abdullah, , Sularjo, Heni Safitri, , Cahyono

Abstract


Beras (Oryza sativa L.) merupakan bahan makan penduduk Indonesia sebagai sumber energi, protein, lemak, vitamin dan zat-zat lain yang mempunyai fungsi fisiologis yang berpengaruh dalam pertumbuhan, perkembangan dan kesehatan manusia. Beras aromatik, beras merah dan ketan merah mempunyai nilai tambah dibanding dengan putih sehingga harganya lebih tinggi. Yogyakarta adalah kota budaya, wisata dan kota pendidikan sehingga membutuhkan beras tersebut. Pemilikan lahan petani Yogyakarta sempit, maka dengan menanam padi yang mempunyai nilai tambah akan dapat meningkatkan pendapatan petani baik dari peningkatan produktivitas maupun dari harga jual yang tinggi. Hasil uji adaptasi tiga galur harapan padi aromatik, dua galur beras merah, satu galur ketan merah dan dua galur potensi hasil tinggi di 3 lokasi dalam dua musim pada tahun 2009 dan 2010 menunjukkan bahwa keragaan dan hasil galur/varietas yang diuji bervariasi. Variasi hasil galur/varietas dipengaruhi oleh lokasi dan musim tanam.  Galur padi aromatik B11955-MR-84-1-4 mempunyai hasil GKG sepuluh persen lebih tinggi dibanding varietas padi aromatik Sintanur. Galur beras merah B11844-MR-7-17-3 mempunyai hasil GKG 13 persen lebih tinggi dibanding Aek Sibundong dengan penampilan tanaman lebih pendek. Galur ketan merah BP1002E-MR-2 mempunyai hasil 12 persen lebih tinggi dibanding varietas beras merah Aek Sibundong. Galur B11143D-MR-1-PN-3-MR-SI-2-3-PN-3 merupakan galur padi sawah berdaya hasil tinggi yang mempunyai hasil 12,6 persen lebih tinggi dibanding Ciherang. Galur B11953-MR-23-1-4, BP1002E-MR-2, dan B11844-MR-9-9-5 merupakan galur-galur yang mempunyai hasil stabil di tiga lokasi selama dua musim tanam. 


Article metrics

Abstract views : 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.





Zuriat @ PERIPI - Universitas Padjadjaran