Gambaran Imunisasi Pada Anak Usia di Bawah Dua Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Rusunawa Kota Bandung
Abstrak
Imunisasi merupakan salah satu metode intervensi kesehatan masyarakat yang efektif dan menjadi tindakan preventif terhadap penyakit yang paling efisien dari segi ekonomi. Program imunisasi nasional pada anak telah terbukti sangat efektif dalam mencegah Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I). Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan sejauh mana cakupan imunisasi pada anak di bawah dua tahun di wilayah kerja Puskesmas Rusunawa untuk merumuskan strategi promotif dalam meningkatkan efektivitas program imunisasi anak di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dari penelitian ini diambil dari metode total sampling dari jumlah data anak di bawah dua tahun di wilayah kerja Puskesmas Rusunawa per tahun 2023. Total data yang dihimpun berjumlah 687 balita yang tersebar di wilayah Kelurahan Cisaranten Endah dan Cisaranten Kulon. Hasil analisis data dari penelitian ini menunjukkan cakupan Imunisasi Dasar Lengkap di wilayah kerja Puskesmas Rusunawa pada tahun 2023 mencapai angka 84.72%, imunisasi lanjutan sebesar 64.77% untuk cakupan booster DPT-HB-Hib, dan sebesar 54.15% untuk cakupan booster campak.
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Agustina, A., G. Suluh, D., Singga, S., & Wanti, W. (2024). Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Orang Tua dan Pemberian Makanan Bergizi pada Bayi dan Balita Stunting di Posyandu Melati 9 Kelurahan Liliba Kota Kupang. Idea Pengabdian Masyarakat, 4(03), 185–190. https://doi.org/10.53690/ipm.v4i03.282
Archda Saputri Rini, & Tumangger Jeki. (2019). Stunting Management Policy In Indonesia: Hulu-Hilir Penanggulangan Stunting Di Indonesia. Journal of Political Issues, 1(1), 1–9. https://doi.org/10.33019/jpi.v1i1.2
de Onis, M., & Branca, F. (2016). Childhood stunting: a global perspective. Maternal & Child Nutrition, 12(S1), 12–26. https://doi.org/https://doi.org/10.1111/mcn.12231
Elisa, E., Hanifah, I., Parwati, D., & Jauhar, M. (2022). Audio Visual Media-Based Health Education Increases Knowledge of Menstrual Disorders in Adolescence. Jendela Nursing Journal (JNJ), 6(1), 1–7. https://doi.org/10.31983/jnj.v6i1.8368
Laporan Kemendikbud. (2017).
Niya Hartati, dkk. (2025). Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Gosok Gigi Pada Siswa Kelas 5 Pada SDN Jawilan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa.
Nugroho, M. R., Sasongko, R. N., & Kristiawan, M. (2021). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Anak Usia Dini di Indonesia. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2). https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.1169
Riset Kesehatan Dasar. (2018).
Syarifah Liza Munira dkk. (2023). Survey Kesehatan Indonesia 2023.
Ulliana, Sulistiani, S., Puspitawati, Y., & Prabowo Setyawati, B. (2024). Qugisaki Media Development on Oral Health in Elementary School Students. International Journal Of Drug Research And Dental Science, 6(1), 17–23. https://doi.org/10.36437/ijdrd.2024.6.1.C
Wibowo, A. H. H., Mohamad, B., Djatmika, & Santosa, R. (2024). Designing and assessing experiential learning pedagogy for an intercultural communicative competence training module: a quasi-experimental study. Frontiers in Education, Volume 9-2024. https://doi.org/10.3389/feduc.2024.1470209
DOI: https://doi.org/10.24198/saintika.v4i2.71379
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.



