DAMPAK DIGITALISASI SISTEM DISTRIBUSI TERHADAP MANAJEMEN MUTU PBF X DI BANDUNG

Umi Tsalsa Sabrina, Yuni Elsa Hadisaputri

Abstrak


Revolusi digital telah berlangsung dengan pesat bagi kemajuan Supplay chain. Salah satu  aspek yang terdampak digitalisasi ialah aspek komputerisasi yang  digunakan Pedagang Besar Farmasi (PBF). Digitalisasi dalam oprasional PBF yang menunjukan trend positif untuk meningkatkan kinerja operasional melalui otomatisasi sistem. Dorong digitalisasi menjadi faktor pendukng penggunaan dari Enterprise Resource Planning (ERP) yang memiliki kompleksitas dalam mengelola rantai pasok, memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang ketat, dan mempertahankan standar kontrol kualitas yang tinggi membuat distributor kesehatan wajib menerapkan sistem yang tangguh untuk mengelola operasional. Walaupun demikian pengitegrasian otomatisasi dan sistem digital ke dalam proses distribusi harus didasarkan kepada konsep digitalisasi dengan Quality Management System (QMS). Maka dari itu, diperlukan adanya evaluasi sistem komputerisasi yang digunakan salah satu PBF X di Bandung. Penelitian dilaksanakan selama bulan November 2025 menggunakan metode observasional yang bersifat deskriptif dan evaluatif serta metode wawancara dan form checklist. Hasil penelitian mengenai sistem komputerisasi pada PBF X di Bandung menunjukkan bahwa sistem komputerisasi yang digunakan oleh PBF tersebut  sudah sesuai dengan pedoman yang ada dan  memiliki dampak yang positif terhadap manajemen mutu.


Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24198/farmaka.v24i2.70497

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.license.cc.by-nc4.footer##

Sitasi manajer:   

 

 

Jurnal ini diindeks dalam:

 

 

View My Stats 

ISSN: 1693-1424

e-ISSN: 2716-3075

 

Farmaka by Universitas Padjadjaran is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

Copyright © 2013 Jurnal Farmaka - All Right Reserved