PENINGKATAN PEMAHAMAN GENERASI MUDA DALAM MENGATASI PROBLEMATIKA SAMPAH DI KAMPUNG KADATUAN

Sahadi Humaedi, Arifah Di'Faeni Nurul Asyia, Naufaldy Azzura Herdiana, Wening Kinasih Putu Arga

Abstrak


Masalah sampah masih menjadi salah satu isu yang terjadi di kota-kota besar di Indonesia. Kabupaten Bandung pun turut merasakan fenomena tersebut. Dalam mengatasi hal tersebut, pemerintah Kabupaten Bandung telah mengatur masalah tersebut melalui Peraturan Daerah Nomor 21 Tahun 2009, yang kemudian direvisi menjadi Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2012, didukung pula oleh Peraturan Bupati Nomor 25 Tahun 2010 yang kemudian diubah menjadi Peraturan Bupati Nomor 55 Tahun 2013. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya, masalah sampah masih sering terjadi, termasuk pula di Kampung Kadatuan RW 08. Untuk mengatasi hal tersebut, pendekatan pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik participatory rural appraisal dalam mengatasi permasalahan sampah di RW 08 Kampung Kadatuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat, program seperti ABC (Anak Bojong Cinta Kebersihan) berhasil meningkatkan kesadaran anak-anak sekolah mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.


Kata Kunci


Participatory Rural Appraisal; Pemberdayaan Masyarakat; Pengelolaan Sampah

Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24198/focus.v9i1.72237

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Terindeks Di:

Google Scholar WorldCat Crossref Bielefeld Academic Search Engine (BASE)