Mandala Art Therapy untuk Menurunkan Kecemasan pada Remaja SMPN X Kabupaten Bantul

Fadhillah Zahra Widafina, Innes Yonanda

Abstrak


Kecemasan merupakan permasalahan psikologis yang umum dialami remaja pada masa tran sisi perkembangan, hal ini dapat mengganggu fungsi akademik maupun sosial apabila tidak ditangani secara adaptif. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas intervensi kelompok berbasis mandala art therapy dalam menurunkan kecemasan pada remaja SMP, dengan membandingkan skor kecemasan subjek penelitian sebelum dan sesudah rangkaian intervensi. Subjek dalam penelitian ini adalah enam siswa kelas VII SMP X di Kabupaten Bantul yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan skor kecemasan kategori tinggi hasil skrining Beck Anxiety Inventory (BAI) terhadap 159 siswa. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental one group pre-test-post-test. Data dikumpulkan melalui BAI (pre-test dan post-test), wawancara, observasi, dan focus group discussion (FGD) sebagai bagian dari asesmen yang kemudian dianalisis menggunakan paired sample t-test. Intervensi dilaksanakan dalam dua sesi kelompok yang mencakup psikoedukasi kecemasan dan aktivitas mandala art therapy yang disertai refleksi. Hasil menunjukkan penurunan skor kecemasan yang signifikan setelah intervensi (p < .05), disertai perubahan kualitatif, berupa subjek penelitian yang melaporkan kondisi lebih tenang dan lebih mampu mengelola kecemasan secara adaptif. Temuan ini mengindikasikan bahwa mandala art therapy secara berkelompok berpotensi menjadi intervensi psikologis yang sederhana dan aplikatif untuk kecemasan remaja pada setting sekolah, khususnya bagi remaja awal yang kemampuan verbalisasi emosinya masih berkembang.

 

Group Mandala Art Therapy to Reduce Anxiety Among Junior High School Adolescents

 

Abstract

Anxiety is a psychological issue commonly experienced by adolescents during the developmental transition period and, when left unaddressed, may disrupt academic and social functioning. This study aimed to examine the effectiveness of a group-based mandala art therapy intervention in reducing anxiety among junior high school adolescents by comparing anxiety scores before and after the intervention. The participants were six seventh-grade students from a junior high school in Bantul Regency, selected through purposive sampling based on high anxiety scores identified through Beck Anxiety Inventory (BAI) screening of 159 students. The study employed a quasi-experimental one-group pre-test - post-test design. Data were collected through the BAI (pre-test and post-test), interviews, observation, and a focus group discussion (FGD) as part of the assessment stage, then analyzed using a paired-samples t-test. The intervention consisted of two group sessions covering psychoeducation on anxiety and mandala art therapy activities with reflection. Results indicated a significant reduction in anxiety scores following the intervention (p < .05), accompanied by qualitative changes in which participants reported feeling calmer and better able to manage anxiety adaptively. These findings suggest that group-based mandala art therapy may serve as a simple and applicable psychological intervention for adolescent anxiety in school settings, particularly for early adolescents whose verbal emotional expression is still developing.

 


Kata Kunci


kecemasan, mandala art therapy, remaja, terapi kelompok

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Adriani, S. N., & Satiadarma, M. (2011). Efektivitas art therapy dalam mengurangi kecemasan pada remaja pasien leukemia. Indonesian Journal of Cancer, 5(1).

Annisa, M. D. (2018). Hubungan antara konsep diri dengan kecemasan umum pada remaja awal. Jurnal Psikologi, 10(2).

Agustina, A., Oktavia, N. D., Miranti, A., Juniarti, A., & Akbar, I. (2023, September). Hubungan Anak Broken Home Terhadap Post Traumatic Growth. In Proceeding Conference on Psychology and Behavioral Sciences (Vol. 2, No. 1, pp. 53-61).

Curry, N. A., & Kasser, T. (2005). Can coloring mandalas reduce anxiety?. Art Therapy, 22(2), 81-85.

Diananda, A. (2019). Psikologi remaja dan permasalahannya. ISTIGHNA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 1(1), 116-133.

Faradina, N., et al. (2021). Peranan mewarnai mandala dalam menurunkan kecemasan mengerjakan skripsi pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar. Jurnal Psikologi Sosial, 19(2), 45-56. https://jurnal.unpad.ac.id/jpsp/article/view/27765

Fitria, L., & Ifdil, I. (2020). Kecemasan remaja pada masa pandemi Covid-19. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(1), 1.

Gençdoğan, B., Kodan Çetinkaya, S., & Gümüş, E. (2018). Effects of Coloring Mandalas on Test Anxiety. İnönü Üniversitesi Eğitim Fakültesi Dergisi, 19(1), 221–229. https://doi.org/10.17679/inuefd.415982

Harahap, I. D., & Pranungsari, D. (2020). Hubungan konsep diri dan adversity quotient dengan kecemasan menghadapi masa depan remaja jalanan. Jurnal Psikologi dan Terapan, 2(1), 1-7.

Hasibuan, F. K. (2024). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Masalah Mental Emosional Pada Remaja: Literature Riview. Jurnal Kesehatan Bertuah Indonesia, 2(1 EDISI APRIL), 65-74.

Hayat, A. (2017). Kecemasan dan metode pengendaliannya. Khazanah: Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, 12(1).

Jakobsson Støre, S., & Jakobsson, N. (2022). The effect of mandala coloring on state anxiety: A systematic review and meta-analysis. Art Therapy, 39(4), 173-181.

Jannah, M. (2017). Remaja Dan Tugas-Tugas Perkembangannya Dalam Islam. Psikoislamedia : Jurnal Psikologi, 1(1), 243–256. https://doi.org/10.22373/psikoislamedia.v1i1.1493

Jannah, R. J., Jatimi, A., Azizah, M. J., Munir, Z., & Rahman, H. F. (2020). Kecemasan pasien Covid-19: A systematic review. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 11(2), 33-37.

Kita, M. R. A., & Wilani, N. M. A. (2024). Faktor Yang Mempengaruhi Kecemasan Pada Remaja SMA Yang Akan Melaksanakan Ujian Nasional. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(21), 493-502.

Kostyunina, N. Y., & Drozdikova-Zaripova, A. R. (2016). Adolescents` school anxiety correction by means of mandala art therapy. International Journal of Environmental and Science Education, 11(6), 1105–1116. https://doi.org/10.12973/ijese.2016.380a

Lee, S. L. (2018). Why color mandalas? A study of anxiety-reducing mechanisms. Art Therapy, 35(1), 35-41.

Liu, C., Chen, H., Liu, C.-Y., Lin, R.-T., & Chiou, W.-K. (2020). Cooperative and individual mandala drawing have different effects on mindfulness, spirituality, and subjective well-being. Frontiers in Psychology, 11, 564430. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC7581735/

Nurpratiwi, G., & Shabirah, N. (2023). Intervensi kelompok coloring mandala untuk gangguan kecemasan menyeluruh. Jurnal Psikologi Pendidikan, 1(2), 1-10. https://journal-psikologi.hangtuah.ac.id/index.php/jpp/article/download/171/98

Prasyatiani, T., & Sulistyarini, R. I. (2018). Efektivitas terapi kelompok pendukung terhadap kesejahteraan subjektif pada pasien HIV/AIDS. JIP (Jurnal Intervensi Psikologi), 10(1), 57-72.

Rachmawati, D. (2015). Efektivitas terapi kelompok suportif ekspresif. Tesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta. https://eprints.ums.ac.id/40396/22/NASKAH%20PUBLIKASI.pdf

Ruskandi, J. H. (2021). Kecemasan Remaja pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 3(3), 483–492. https://doi.org/10.37287/jppp.v3i3.530

Saputro, K. Z. (2018). Memahami ciri dan tugas perkembangan masa remaja. Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 17(1), 25-32.

Shabirah, N. (2023). Pengaruh mewarnai mandala terhadap menurunnya kecemasan pada mahasiswa. Psychology Today Journal. http://digamed.net/index.php/psychologytoday/article/view/192

Shaprizal, A., Subroto, D. E., Putri, E. K., Rahma, I., Sari, S. N., & Nuraeni, E. (2025). Efektivitas konseling kelompok dalam mengatasi rasa cemas pada remaja dengan gangguan kecemasan. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 3(1), 65-78.

Sneha, T. M., & Lucas, P. J. (2024). Mandala Art Therapy as an Intervention for Depression, Anxiety, Stress and Resilience among University Students. International Journal of Indian Psychȯlogy, 12(1).

Sherlina, A. P. (2024). Tingkat Kecemasan Pada Remaja Dalam Menghadapi Masa Depan. KARIMAH TAUHID, 3(1), 989-997.

Van Der Vennet, R., & Serice, S. (2012). Can coloring mandalas reduce anxiety? A replication study. Art therapy, 29(2), 87-92.




DOI: https://doi.org/10.24198/jpsp.v10i2.69955

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-sa4.footer##

Jurnal ini terideks di:


width= width=  width= width=  width=