KEBIJAKAN REVITALISASI SISTEM TRANSPORTASI PUBLIK SEBAGAI LANGKAH ANTISIPATIF KEMACETAN TOTAL DI KOTA MALANG

Novi Setia Yunas, Mi'rojul Huda

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan kebijakan revitalisasi sistem transportasi publik sebagai langkah antisipatif kemacetan total di Kota Malang. Kemacetan merupakan sebuah permasalahan yang cukup krusial dan pelik yang pasti dihadapi oleh sebuah kota besar. Salah satunya adalah kota Malang yang saat ini mulai merasakan kemacetan di berbagai titik. Banyak yang memprediksi kemacetan di Kota Malang akan bertambah parah seperti halnya di kota besar lainnya misalnya DKI Jakarta. Kemacetan parah di masa yang akan datang tidak akan terjadi jika mulai saat ini pemerintah lebih responsive dalam mengambil sebuah kebijakan revitalisasi sistem dan sektor transportasi publik yang ada. Kebijakan revitalisasi sektor publik di kota Malang sudah selayaknya menjadi sebuah kebijakan antisipatif dalam rangka mengantisipasi kemacetan yang lebih parah di masa yang akan datang.

Keywords


Kebijakan; Formulasi Kebijakan; Transportasi; Kemacetan

References


Dunn, William. 1988. Analisa Kebijaksanaan Publik, Yogyakarta: Hanindita Press

Palumbo, DJ. 1987. The Politics of Program Evaluation. Newbury Park, California: Sage

Suharto, Edi. 2010. Analisis Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta

Data pengguna Kendaraan Bermotor tahun 2008 http://malangraya.web.id, tanggal. akses. 01 Oktober 2016 pukul. 20.28 WIB

Harnen Sulistyo, Dekan FT UB: Malang terancam macet total http://www.antaranews.com, tanggal akses. 02 Oktober 2016 pukul. 19.15 WIB

Transportasi Massal sebagai solusi macet http://www.rakyatmerdekaonline..com, tanggal akses. 01 Oktober 2016 pukul. 20.00 WIB




DOI: https://doi.org/10.24198/cosmogov.v3i1.12639

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.