PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI DI PERKOTAAN DALAM PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA
Abstrak
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) D’Shafa di wilayah perkotaan dalam meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga. Penelitian dilakukan di Kelurahan Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi yang melibatkan 30 responden yang merupakan anggota KWT D’Shafa. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pemberdayaan perempuan, yang diukur menggunakan Women Empowerment in Agriculture Index (WEAI), sedangkan variabel dependen adalah ketahanan pangan rumah tangga, yang diukur menggunakan Food Insecurity Experience Scale (FIES). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pemberdayaan yang dilakukan KWT meliputi urban farming dan usaha katering rumahan, yang memberikan dampak positif terhadap pendapatan dan ketersediaan pangan rumah tangga. Namun, berdasarkan analisis regresi logistik biner, pemberdayaan yang dilakukan tidak menunjukkan pengaruh signifikan—baik secara simultan maupun parsial—dalam meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga. Hasil ini sesuai dengan kondisi lapangan, di mana sebagian besar rumah tangga tidak sepenuhnya bergantung pada hasil pemberdayaan untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka. Penelitian ini menegaskan bahwa meskipun pemberdayaan perempuan di sektor pertanian perkotaan memiliki potensi dalam memperkuat ekonomi rumah tangga, diperlukan strategi yang lebih intensif dan berkelanjutan untuk mencapai ketahanan pangan yang optimal. Selain itu, dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan mitra terkait dalam bentuk pelatihan, permodalan, dan jejaring usaha menjadi penting untuk memperkuat dampak pemberdayaan secara menyeluruh.
Kata kunci: Kelompok Wanita Tani, Ketahanan Pangan, Pemberdayaan, FIES, WEAI.
Abstract
This study aims to analyze the empowerment of the D'Shafa Women Farmers Group (Kelompok Wanita Tani/KWT) in urban areas in enhancing household food security. The research was conducted in Malaka Sari Sub-district, Duren Sawit District, East Jakarta, using a descriptive quantitative approach. Data were collected through questionnaires, interviews, and observations involving 30 respondents who are members of the D'Shafa KWT. The independent variabel in this study is women's empowerment, measured using the Women Empowerment in Agriculture Index (WEAI), while the dependent variabel is household food security, assessed through the Food Insecurity Experience Scale (FIES). The findings indicate that empowerment activities conducted by the KWT include urban farming and home-based catering businesses, which positively impact household income and food availability. However, based on binary logistic regression analysis, the empowerment carried out did not show a significant effect—neither simultaneously nor partially—on improving household food security. This result aligns with field conditions, where most households are not fully reliant on the empowerment outcomes to meet their food needs. This research highlights that while women's empowerment in the urban agricultural sector holds potential for strengthening household economies, it requires more intensive and sustainable strategies to optimally achieve food security outcomes.
Keywords: women farmers group, food security, empowerment, FIES, WEAI
Teks Lengkap:
191-199Referensi
Afifah, S. N., & Ilyas. (2021). Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Asri. Journal of Nonformal Education and Community Empowerment, 5(1), 1–17. https://doi.org/10.15294/pls.v5i1.36404
Ambar Teguh Sulistiyani dan Rosidah 2003.Manajemen Sumber Daya Manusia: Konsep, Teori dan Pengembangan dalam Konteks Organisasi Publik.Yogyakarta,: Graha Ilmu
Arida, A., Sofyan, & Fadhiela, K. (2015). Analisis Ketahanan Pangan Rumah Tangga Berdasarkan Pengeluaran Pangan dan Konsumsi Energi. Jurnal Agrisep Unsyiah, 16(1), 20–34.
Arti, D., Barchia, M. F., Hermawan, B., Suharyanto, S., & Putra Utama, S. (2022). Strategi Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Dalam Pemanfaatan Pekarangan Untuk Meningkatkan Sumber Pangan Dan Gizi Keluarga. Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumber Daya Alam Dan Lingkungan, 11(2), 144–150. https://doi.org/10.31186/naturalis.11.2.24139
Arikunto, 2012, Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik, Rineka Cipta, Jakarta.
Astrini, D. (2021). Dampak Partisipasi Anggota Kelompok Wanita Tani Terhadap Kesejahteraan Keluarga. Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan, 9(2), 161–170. https://doi.org/10.37641/jimkes.v9i2.769
Badan Pusat Statistik. (2024). Sejarah BPS. https://ppid.bps.go.id/app/konten/0000/Profil-BPS.html
Bahri, Efri Syamsul Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan, FAM Publishing; 2019, Cet. Pertama Nurabadi, Ahmad, “Manajeman Sarana dan Prasarana Pendidikan”, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang: Malang, 2014, Cet. Pertama
Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian. (2020). Model Pertanian Perkotaan. In Booklet (pp. 1–6). http://ppid.pertanian.go.id/doc/1/model pertanian perkotaan.pdf
David Stephen P. Robinson. 1994. Human Resaurces Management Concep and Practices, Prenhallindo. Jakarta.
Dkk, Kadir, B. P. S. (2021). 1 , 2 1,2. 5(1), 93–107. https://doi.org/10.32630/sukowati.v5i1.258
Fauziah, R. (2024). Analisis Peran Kelompok Wanita (KWT) Terhadap Peningkatan Ekonomi Keluarga Di Kecamatan Simpur Kabupaten Hulu Sungai Selatan. 8(1), 1–23.
Fred, R David. 2011. Strategic Management Manajemen Strategi Konsep,. Edisi 12. Jakarta: Salemba Empat.
Ghozali, Imam. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 25. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Ghozali, Imam. 2012. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS. Yogyakarta: Universitas Diponegoro
Lestari, S. A., & Supyandi, D. (2023). Analisis Dinamika Kelompok Wanita Tani Perkotaan D’Shafa Kelurahan Malaka Sari Jakarta Timur. Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 9(1), 631. https://doi.org/10.25157/ma.v9i1.8807
Margayaningsih, D. I. (2020). Peran Kelompok Wanita Tani Di Era Milenial. Publiciana, 13(1), 52–64.
Nur Afifah, S. (2020). Pemberdayaan kelompok wanita tani asri Dukuh Dawung Kelurahan Kedungpane Kecamatan Mijen Kota Semarang. J. E-Plus, 5(2), 190–204. http://dx.doi.org/10.30870/e-plus.v5i2.9259
Nuryanti, S., Dewa, D., & Swastika, K. S. (2018). Peran Kelompok Tani Dalam Penerapan Teknologi Pertanian. Forum Penelitiaan Agro Ekonomi, 29(2), 115–128. https://media.neliti.com/media/publications/62318-none-ec54ab04.pdf
Mardikanto & Soebianto. (2012). Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik. Bandung: CV Alfabeta
Mougeot L, . 2005. Agropolis: The Social, Political and Environmental Dimensions of Urban Agriculture. London: Earthscan.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabet.
Sugiyono, (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.
Santoso. S., 2004. Dinamika Kelompok. PT. Bumi Aksara. Jakarta CV. Alfabeta.
V. Wiratna Sujarweni. 2018. Metodologi Penelitian Bisnis dan Ekonomi Pendekatan Kuantitatif. Yogyakarta: PUSTAKABARUPRESS.
DOI: https://doi.org/10.24198/agricore.v11i1.68472
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##










