Pengaruh Slow-Release Organic Fertilizer Berbasis Kotoran Ayam terhadap Sifat Kimia Tanah Aluvial Masam dan Pertumbuhan Selada (Lactuca sativa L.)
Abstrak
Tanah aluvial masam dicirikan oleh pH rendah, kapasitas tukar kation yang terbatas, serta kandungan aluminium dapat ditukar yang tinggi, yang membatasi ketersediaan hara dan pertumbuhan tanaman hortikultura. Keterbatasan ini menuntut strategi pengelolaan tanah yang tidak hanya mampu menyediakan hara, tetapi juga meningkatkan sifat kimia tanah secara berkelanjutan. Pupuk lepas lambat (slow-release organic fertilizers/SROF) merupakan pendekatan yang menjanjikan karena mampu melepaskan hara secara bertahap sekaligus memperbaiki kondisi tanah dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pupuk organik lepas lambat yang diformulasikan dari kotoran ayam, abu sekam padi, dan pati singkong dalam memperbaiki sifat tanah dan pertumbuhan selada (Lactuca sativa L.). Percobaan dilakukan di rumah kaca Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi Universitas Panca Bhakti Pontianak pada bulan Januari - Maret 2025, menggunakan rancangan acak lengkap dengan lima taraf dosis SROF (0; 2,5; 5,0; 7,5; 10,0; dan 12,5 g/tanaman), masing-masing dengan empat ulangan. Parameter yang diamati meliputi pola pelepasan hara (N, P, dan K), sifat kimia tanah, pertumbuhan dan biomassa tanaman. Analisis data dilakukan menggunakan analisis varians (ANOVA) taraf nyata 1% dan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) taraf nyata 5%. Pupuk menunjukkan pola pelepasan hara yang terkendali hingga 60 hari. Aplikasi SROF secara signifikan meningkatkan pH tanah (dari 3,57 menjadi 5,20), menurunkan Al dapat ditukar (dari 0,79 menjadi 0,30 cmol(+) kg-1), serta meningkatkan kandungan karbon organik, kapasitas tukar kation, kejenuhan basa, dan ketersediaan hara. Perbaikan tersebut secara signifikan meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang akar dan biomassa, dengan hasil optimal pada dosis 10–12,5 g/tanaman. Penelitian ini menunjukkan bahwa SROF berbasis kotoran ayam efektif sebagai amelioran tanah sekaligus sumber hara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas tanah aluvial dan produktivitas selada pada tanah masam.
Kata Kunci
Aluvial masam; Biomassa; Kotoran ayam; Pupuk lepas lambat; Sifat Kimia tanah
Teks Lengkap:
PDFDOI: https://doi.org/10.24198/agrikultura.v37i1.69919
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##
Jurnal Agrikultura terdaftar dengan ISSN 0853-2885(cetak) dan ISSN 2685-3345 (online).
Telah terakreditasi selama lima tahun sebagai Jurnal Ilmiah berdasarkan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK No.105/E/KPT/2022 tanggal 07 April 2022 (Vol. 32 No. 3 Tahun 2021 hingga Vol. 37 No. 2 Tahun 2026) dan diindeks dalam SINTA 2
Jurnal Agrikultura © Copyright 2022. All Rights Reserved.
JURNAL INI TERINDEKS DI














