EFEK PEMBERIAN KOPI ROBUSTA, ARABIKA, DAN LIBERIKA ASAL JAMBI TERHADAP KINERJA MEMORI SPASIAL MENCIT (Mus Musculus) YANG DIINDUKSI ETANOL

Widia Bela Oktaviani, Dwi Gusfarenie, Hesti Riany

Abstrak


Alkoholisme menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas global. Etanol menurunkan memori spasial melalui peningkatan ROS di hipokampus, sedangkan antioksidan kopi berpotensi memperbaiki gangguan kognitif tersebut. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas kopi robusta, arabika, dan liberika asal Jambi terhadap kinerja memori spasial mencit (Mus musculus) yang diinduksi etanol. Penelitian menggunakan desain eksperimen laboratorium post-test only dengan 25 mencit galur Swiss Webster yang dibagi menjadi lima kelompok: kontrol (tanpa etanol dan kopi), EtOH (etanol tanpa kopi), EL (etanol + kopi liberika), EA (etanol + kopi arabika), dan ER (etanol + kopi robusta). Analisis kinerja memori spasial diukur berdasarkan persentase Spontaneous Alternation (SA) selama 21 hari pemberian kopi dan etanol pada mencit. Etanol diberikan secara bertingkat dengan konsentrasi 3%, 6%, 10%, dan 20%, dan dosis kopi disesuaikan dengan berat badan mencit. Data dianalisis secara parametrik menggunakan uji One-way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji post hoc Bonferroni dan uji Games-Howell (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan kinerja memori spasial pada mencit yang diinduksi etanol pada seluruh kelompok mencit perlakuan. Setiap jenis kopi dapat meningkatkan kinerja memori spasial bergantung pada lamanya induksi. Peningkatan paling konsisten terjadi pada kopi Liberika hingga hari ke-21. Secara umum, pemberian kopi menekan penurunan memori spasial akibat etanol, dengan efek terbaik pada kopi Liberika.

Kata kunci: Etanol; Kopi; Memori Spasial.


Kata Kunci


Etanol; Kopi; Memori Spasial

Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24198/biotika.v24i1.67179

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


 Jurnal ini terindeks oleh: