Pengalaman komunikasi terapeutik: Studi fenomenologi pada fisioterapis militer
Abstract
Latar Belakang: Komunikasi terapeutik merupakan komponen penting dalam pelayanan kesehatan karena berperan dalam membangun kepercayaan, meningkatkan keterlibatan pasien, serta mendukung keberhasilan terapi dan rehabilitasi. Namun, kajian komunikasi terapeutik masih didominasi oleh konteks pelayanan kesehatan sipil, sedangkan pengalaman tenaga kesehatan dalam lingkungan militer masih relatif terbatas dalam penelitian. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman komunikasi terapeutik pada fisioterapis militer guna memahami bagaimana mereka memaknai, menghayati, dan menjalankan komunikasi terapeutik di tengah pertemuan nilai-nilai humanistik profesi tenaga kesehatan dan budaya organisasi militer yang bercirikan hierarki dan disiplin. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi transendental Edmund Husserl yang dioperasionalisasikan melalui prosedur analisis Moustakas. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap enam fisioterapis militer TNI Angkatan Darat yang bertugas di rumah sakit militer di Jawa Barat. Analisis data dilakukan melalui tahapan epoche, phenomenological reduction, imaginative variation, serta synthesis of meanings and essences. Hasil: Pengalaman komunikasi terapeutik fisioterapis militer dimanifestasikan melalui empat dimensi utama, yaitu kesetaraan pelayanan, negosiasi hierarki dalam ruang klinis, strategi edukasi pasien, dan pembangunan relasi terapeutik. Komunikasi terapeutik dimaknai sebagai ruang negosiasi antara identitas profesional sebagai tenaga kesehatan dan identitas institusional sebagai prajurit. Para fisioterapis berupaya menyeimbangkan penghormatan terhadap hierarki militer dan komitmen terhadap kebutuhan pasien melalui komunikasi yang empatik, adaptif, dan berpusat pada pasien. Secara konseptual, penelitian ini memperkaya pemahaman komunikasi terapeutik dalam organisasi berhierarki tinggi, serta secara empiris memberikan gambaran mendalam mengenai pengalaman fisioterapis militer dalam konteks komunikasi kesehatan di Indonesia.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ahlsen, B., & Nilsen, A. B. (2022). Getting in touch: Communication in physical therapy practice and the multiple functions of language. Frontiers in Rehabilitation Sciences, 3. https://doi.org/10.3389/fresc.2022.882099
Akademi Militer. (2026). Bagaimana prinsip hierarki menjaga kekuatan organisasi militer. Akademi Militer Riau. https://akmilriau.id/Bagaimana-Prinsip-Hierarki-Menjaga-Kekuatan-Organisasi-Militer/
Alhazmi, A. A., & Kaufmann, A. (2022). Phenomenological qualitative methods applied to the analysis of cross-cultural experience in novel educational social contexts. Frontiers in Psychology, 13. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.785134
Ardian, E. (2021). Setiap Perwira TNI AD harus mampu berkomunikasi dengan baik. Tribun Jateng. https://jateng.tribunnews.com/2021/07/02/setiap-perwira-tni-ad-harus-mampu-berkomunikasi-dengan-baik
Bricknell, M., & Smart, T. (2026). Military healthcare ethics—What is new? JMVH, 34(2). https://doi.org/https://doi-ds.org/doilink/02.2026-43961931/JMVH
Brockie, A. (2022). Professional ethics in military medical teams. The 10th Annual Jubilee Centre for Character and Virtues Conference at Oriel College, 0–14. https://www.jubileecentre.ac.uk/wp-content/uploads/2023/08/Brockie.pdf
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications, Inc.
Griffin, K., & Taylor, T. (2026). Duality of roles and moral injury in defence force nurses. Nursing Ethics, 33(1), 177–187. https://doi.org/10.1177/09697330251366598
Huda, N., Faizin, F. Z., Ulinnuha, L. L., Hikmah, Z. N., Herlina, Fadillah, R., Himmati, I., Huda, N. U., Albatta, R. A. M., & Khoiriyati, A. (2025). Keterampilan komunikasi efektif dan kerja tim perawat dengan inter profesional. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 10(1). https://doi.org/10.51933/health.v10i1.1997
Johnson, W. B., Bacho, R., Heim, M., & Ralph, J. (2006). Multiple-role dilemmas for military mental health care providers. Military Medicine, 171(4), 311–315. https://doi.org/10.7205/MILMED.171.4.311
Kandowangko, A., Hadawiah, H., & Muliadi, M. (2025). Konstruksi komunikasi humas rumah sakit Tk.II Pelamonia dalam meningkatkan citra sebagai rumah sakit rujukan militer di Kota Makassar. Jurnal Karya Ilmiah Mahasiswa (Kima), 9–16. https://jurnal.ilkom.fs.umi.ac.id/index.php/respon/article/view/328/271
Malterud, K., Siersma, V. D., & Guassora, A. D. (2016). Sample size in qualitative interview studies. Qualitative Health Research, 26(13), 1753–1760. https://doi.org/10.1177/1049732315617444
Moustakas, C. (1994). Phenomenological research methods. SAGE Publications, Inc. https://doi.org/10.4135/9781412995658
Mufliha, I., Dida, S., & Rodiah, S. (2026). Husserlian phenomenology of professional paradox in military physiotherapists. Mimbar: Jurnal Sosial Dan Pembangunan, 42(1). https://journals.unisba.ac.id/index.php/mimbar/article/view/9360
Olsthoorn, P. (2019). Dual loyalty in military medical ethics: A moral dilemma or a test of integrity? Journal of the Royal Army Medical Corps, 165(4), 282–283. https://doi.org/10.1136/jramc-2018-001131
Pratiwi, N. P., Khairina, F. M., Lestari, V., & Stefiani, F. V. (2024). Mutu pelayanan rumah sakit militer di Indonesia dan dampaknya terhadap kepuasan pasien. Medika Kartika Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, Volume 7 No 0, 70–80. https://doi.org/10.35990/mk.v7n0.p70-80
RS dr. Bratanata. (2025). Rumah Sakit dr. Bratanata Jambi gelar pelatihan healing communication, personal touch, dan hypnotherapy. RS Dr. Bratanata. https://rsbratanata.tni-ad.mil.id/index.php?menu=beritadetail&id=35
Sharma, N. P., & Gupta, V. (2023). Therapeutic communication. StatPearls Publishing.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif & RND. Alfabeta.
Susetyo, B. A., K, H., & Ilmi, M. I. (2025). Pengaruh kompetensi dan komunikasi terapeutik tenaga medis poli gigi Rumkital dr. Oepomo terhadap kepuasan pasien prajurit TNI Angkatan Laut. Jurnal Ners, 9(4), 6502–6509. https://doi.org/10.31004/jn.v9i4.51008
Vinson, M. (2024). Dual loyalty and the medical profession for Australian defence force medical officers. Journal of Military and Veterans’ Health, 33(3). https://jmvh.org/wp-content/uploads/2022/11/Dual-Loyalty-and-the-Medical-Profession-for-Australian-Defence-Force-Medical-Officers.pdf
Yunitasari, E., & Rikardi, A. A. (2025). Gambaran strategi coping distres pada personel TNI non perwira [Universitas Muhammadiyah Surakarta]. https://eprints.ums.ac.id/137928/2/Naskah Publikasi 2.pdf
DOI: https://doi.org/10.24198/comdent.v3i2.70553
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Ihat Mufliha, Susanne Dida, Saleha Rodiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Comdent: Communication Student Journal Indexed by:
Editorial Office of Communication Student Journal
Faculty of Communication Science, Universitas Padjadjaran
Jl. Raya Bandung-Sumedang Km. 21 Jatinangor, Sumedang, Indonesia 45363
Telephone: +62227796954
Faxmile: +62227794122
Email: [email protected]
Comdent: Communication Student Journal Supervised by:










