Sosialisasi Pengurangan Resiko Bencana Banjir Tingkat Desa di Tandasura, Kecamatan Limboro, Kabupaten Polewali Mandar

Nur Fitriani Maskur, Nur Ratika Syamsiar, Nur Zahrah Afifah, Nanda Mutiara Zani

Abstrak


Berdasarkan hasil observasi lapangan di ketahui bahwa penanganan bencana banjir di Desa Tandasura belum optimal. Bencana mengganggu aktivitas sehari-hari dan kerugian cukup besar seperti gagal panen, rusaknya lahan pertanian, perkebunan, hilangnya hewan ternak, hingga satu dusun pemukiman warga pernah terendam sepenuhnya oleh banjir. Melihat kondisi tersebut dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk membantu masyarakat Desa Tandasura dalam mengurangi risiko bencana banjir melalui peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan kesiapsiagaan. Kegiatan ini diawali dengan tahap persiapan, survei lapangan, yang kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan sosialisasi secara langsung kepada warga. Sosialisasi ini melibatkan partisipasi aktif dari pemerintah desa dan berbagai unsur masyarakat. Dalam prosesnya, dilakukan pula analisis spasial yang menghasilkan pemetaan wilayah rawan banjir di desa tersebut. Pelaksanaan sosialisasi pada tanggal 28 Agustus 2025. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara terlihat dari keaktifan mereka dalam bertanya dan menaggapi materi. Beberapa peserta mengajukan pertanyaan dan menyampaikan pendapat menunjukkan bahwa pengabdian ini memang sangat relevan dan penting bagi kehidupan mereka dan memberikan dampak positif dalam mendorong kesiapsiagaan masyarakat Desa Tandasura terhadap bencana banjir. Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat diharapkan kedepannya dapat lebih sigap dan mandiri dalam menghadapi potensi bencana sehingga risiko dan dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisir.

Kata Kunci


Sosialisasi, Bencana Banjir, Risiko, Kesiapsiagaan, Rawan

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Muta’ali L. Perencanaan Pengembangan Wilayah Berbasis Pengurangan Risiko Bencana. Yogyakartra: Badan Penerbit Fakultas Geografi.; 2014.

Nisa K, Ardianto HT. Strategi Mitigasi Bencana Oleh Badan Penanggulangan Bencan Daerah (BPBD) dalam Upaya Menanggulangi Banjir di Kabupaten Pati. Journal of Politic and Government Studies. Maret 2025;14(2):1437–52.

Tiepolo M, Belcore E, Braccio S, Issa S, Massazza G, Rosso M, dkk. Method for fluvial and pluvial flood risk assessment in rural settlements. MethodsX [Internet]. 1 Januari 2021;8:101463. Tersedia pada: https://linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S2215016121002569

Supriyono S, Guntar D, Edwar E, Zairin Z, Sugandi W. Sosialisasi Potensi Bencana dan Sistem Informasi Geografi (SIG) Kebencanaan di Kabupaten Seluma. Jurnal Bagimu Negeri. 30 April 2018;2(1).

Ningrum AS, Kronika BG. Strategi Penanganan Banjir Berbasis Mitigasi Bencana pada Kawasan Rawan Bencana Banjir di Daerah Aliran Sungai Seulalah Kota Langsa. Geography Science Education Journal (GEOSEE) [Internet]. 1 Juni 2020;1:6–13. Tersedia pada: http://jurnal.unsil.ac.id/index.php/geosee/index




DOI: https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v14i3.66864

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.license.cc.by4.footer##