PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DAN IMPLIKASINYA DALAM PRAKTIK FARMASI KOMUNIAS: LITERATUR REVIEW
Abstrak
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T
Aminov, R. I. (2010). A brief history of the antibiotic era: Lessons learned and challenges for the future. Frontiers in Microbiology, 1, 134. https://doi.org/10.3389/fmicb.2010.00134
Arifuddin, N. A. S., Ramlan, P., & Febrianti, D. (2025). Analisis Tingkat Pengetahuan Masyarakat terhadap Penggunaan Antibiotik Di Apotek Berkah Muhammad Baranti Kabupaten Sidenreng Rappang. Jurnal Kesehatan Jompa (JUKEJ), 4(1), 329-335
Bandura, A. (2004). Health promotion by social cognitive means. Health Education & Behavior, 31(2), 143–164. https://doi.org/10.1177/1090198104263660
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. (2013). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI..
Elsaputri, I. L. D., Trisno, Z., Asyim, R. B., Firmaniar, R., & Puspitasari, A. C. (2025). Hubungan Tingkat Pendidikan dengan Pengetahuan Penggunaan Obat Antibiotik pada Masyarakat di Desa Palongan Kabupaten Sumenep. Jurnal Keperawatan dan Kebidanan, 17(1), 51-57.
Ferianty, A., Nadin, F. A., Putri, S. S., Musnelina, L., Wulandari, A., Veryanti, P. R., Shoikha, M., Teodhora, T., Syaftiana, V., Febriani, A., Kusuma, I. M., Simarmata, H., & Hayyi, M. N. (2024). Peningkatan Pengetahuan Masyarakat terhadap Penggunaan Antibiotik Rasional melalui Edukasi di Apotek Sanafarma. Jurnal Pengabdian, 3090-3688.
Hartini, I. S., Prasetyo, E. Y., Seran, K. E., Marhenta, Y. B., & Rimanti, I. M. (2025). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Perilaku DAGUSIBU Antibiotik pada Pengunjung Apotek X. Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan (Farmasi-QU), 4(3), 131-138.
Husni, S. M., Kartika, S. W., & K, A. W. (2025). Analisa Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang DAGUSIBU Obat Antibiotik di Apotek “X” Kelurahan Abadijaya Kota Depok Tahun 2024. Farmasi-QU: Jurnal Pelayanan Kefarmasian, 12(2), 40-46.
Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI). (2014). Pedoman Pelaksanaan Gerakan Keluarga Sadar Obat (GKSO). Jakarta: Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia.
Ivoryanto, E., Sidharta, B., & Illahi, R. K. (2017). Hubungan Tingkat Pendidikan Formal Masyarakat terhadap Pengetahuan dalam Penggunaan Antibiotika Oral di Apotek Kecamatan Klojen. Pharmaceutical Journal of Indonesia, 2(2), 31–36. https://doi.org/10.21776/ub.pji.2017.002.02.1
International Pharmaceutical Federation (FIP). (2020). FIP Global Competency Framework for the Pharmacy Workforce at Entry and Advanced Levels. The Hague: International Pharmaceutical Federation.
Jimah, T., & Ogunseitan, O. A. (2020). Sociodemographic characteristics of the association between knowledge of antibiotic therapy and prudent use in Ghana. Journal of Global Health Reports, 4, e2020050. https://doi.org/10.29392/001c.12838
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2021 tentang Pedoman Penggunaan Antibiotik.
Kresnapati, I. N. B. A., Novitarini, Kurniawan, S. Y., Pratiwi, B. Y. H., Ardianisya, I., & Hairul. (2025). Sosialisasi Bahaya Penggunaan Antibiotik yang Tidak Tepat sebagai Upaya Pencegahan Resistensi di MAN 2 Mataram. ALAMTANA: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram, 6(2). https://doi.org/10.51673/jaltn.v6i3.2606
Meliana, D. F., Kusuma, Z. D. D., & Fatiha, C. N. (2025). Analisis Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Masyarakat tentang Antibiotik Secara Rasional di Apotek Waras Barokah Semarang. Sains Indonesian: Jurnal Ilmiah Nusantara, 3(1), 54-60.
Morgan, D. J., Okeke, I. N., Laxminarayan, R., Perencevich, E. N., & Weisenberg, S. (2011). Non-prescription antimicrobial use worldwide: A systematic review. The Lancet Infectious Diseases, 11(9), 692–701. https://doi.org/10.1016/S1473-3099(11)70054-8
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nutbeam, D. (2000). Health literacy as a public health goal: A challenge for contemporary health education and communication strategies into the 21st century. Health Promotion International, 15(3), 259–267. https://doi.org/10.1093/heapro/15.3.259
Rafi, L. S., Fanani, Z., & Husna, U. Y. (2025). Hubungan Karakteristik Sosiodemografi Dengan Tingkat Pengetahuan DAGUSIBU Obat Antibiotik Pada Masyarakat di Kelurahan Bulu Jepara. Nusantara Hasana Journal, 5(2), 432-448.
Septiana, E., Pratiwi, M., Yanti, E., & Suswidiantoro, V. (2025). Hubungan Tingkat Pengetahuan Masyarakat Terhadap Perilaku Penggunaan Antibiotik Di Desa Setia Bumi Kecamatan Seputih Banyak Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(4.D), 27–35.
Septiana, L., Abadi, H., Sipahutar, R. A., & Rani, Z. (2025). Tingkat Pengetahuan dan Sikap Masyarakat tentang Antibiotik di Kelurahan Mandailing Kecamatan Tebing Tinggi Kota. FARMASAINKES: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan, 4(2).
World Health Organization (WHO). (2021). Global Antimicrobial Resistance and Use Surveillance System (GLASS) Report: 2021. Geneva: World Health Organization.
DOI: https://doi.org/10.24198/farmaka.v24i1.69797
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.license.cc.by-nc4.footer##
Sitasi manajer:
Jurnal ini diindeks dalam:




Farmaka by Universitas Padjadjaran is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License
Copyright © 2013 Jurnal Farmaka - All Right Reserved


