Generasi Berikutnya: Sel Punca Mesenkim Sebagai Sistem Penghantaran Obat Berbasis Sel
| Dublin Core | Item metadata PKP | Metadata untuk dokumen ini | |
| 1. | Judul | Judul dokumen | Generasi Berikutnya: Sel Punca Mesenkim Sebagai Sistem Penghantaran Obat Berbasis Sel |
| 2. | Pengarang | Nama Penulis, afiliasi, negara | Adinda Christianti Suparno; Universitas Singaperbangsa Karawang; Indonesia |
| 2. | Pengarang | Nama Penulis, afiliasi, negara | Nabila Rubinadzari; Universitas Singaperbangsa Karawang; Indonesia |
| 2. | Pengarang | Nama Penulis, afiliasi, negara | Ahsanal Kasasiah; Universitas Singaperbangsa Karawang; Indonesia |
| 3. | Subjek | Disiplin | Farmasi; Sistem Penghantaran Obat Berbasis Sel; Biologi Farmasi |
| 3. | Subjek | Kata Kunci | Eksosom; Mesenchymal Stem Cells; Nano Vesikel; Sel Punca Mesenkim; Sistem Penghantaran Obat |
| 4. | Deskripsi | Sari | Mesenchymal Stem Cells (MSCs) atau sel punca mesenkim merupakan sel punca dewasa yang bersifat multipoten unik yang berasal dari sumsum tulang. MSCs memiliki sifat regeneratif yang luas dan imunomodulator yang dapat digunakan dalam perbaikan jaringan dan penyembuhan luka. MSCs juga mampu bermigrasi ke tempat peradangan, lokasi jaringan yang cedera, infeksi, dan tumor dengan imunomodulasi lingkungan mikro melalui kontak sel ke sel dan pelepasan faktor terlarut sehingga memfasilitasi adanya perbaikan pada jaringan yang rusak serta merespons kemokin, sitokin, dan faktor pertumbuhan. Berkat adanya karakteristik tersebut MSCs mulai gencar dikembangkan sebagai vektor terapi gen untuk berbagai penyakit termasuk kanker, IDD, epilepsi, gangguan pendengaran sensorineural hingga stroke iskemik. Metode yang digunakan dalam artikel review ini yaitu dengan melakukan peninjauan terhadap literatur, sehingga di dapatkan 6 jurnal internasional yang diperoleh dari PubMed dan ScienceDirect yang telah memenuhi kriteria inklusi, sumber data dipublikasi paling lambat 10 tahun terakhir. Dari beberapa hasil penelitian praklinis yang dilakukan, ditemukan bahwa MSCs memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai sistem penghantaran obat berbasis sel generasi berikutnya, yang menjanjikan dalam terapi penyakit glioblastoma, gangguan pendengaran sensorineural, kanker kolekteral, epilepsi, stroke iskemik dan Intervertebral Disc Degeneration (IDD). Namun pada pengembangannya masih ditemui adanya tantangan dalam sistem tersebut, sehingga MSCs saat ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut agar ke depannya dapat digunakan secara optimal sebagai sistem penghantaran obat serta dapat dikembangkan secara lebih luas. |
| 5. | Penerbit | Agen Pengorganisasian, lokasi | Universitas Padjadjaran |
| 6. | Kontributor | Sponsor | |
| 7. | Tanggal | (YYYY-MM-DD) | 2022-03-02 |
| 8. | Tipe | Status & aliran | Artikel yang dipeer-review |
| 8. | Tipe | Tipe | |
| 9. | Format | Format file | |
| 10. | Pengidentifikasi | Pengidentifikasi Sumber Seragam | https://jurnal.unpad.ac.id/farmasetika/article/view/36303 |
| 10. | Pengidentifikasi | Digital Object Identifier | https://doi.org/10.24198/mfarmasetika.v7i2.36303 |
| 11. | Sumber | Jurnal/ Konferensi judul; vol., no. (tahun) | Majalah Farmasetika; Vol 7, No 2 (2022): Vol. 7, No. 2, Tahun 2022 |
| 12. | Bahasa | English=en | id |
| 13. | Hubungan | File tambahan | |
| 14. | Cakupan | Lokasi geo-spasial, periode kronologis, sampel riset (jenis kelamin, umur, dll.) | |
| 15. | Hak | Hak cipta dan izin |
##submission.copyrightStatement## ##submission.license.cc.by4.footer## |

