Uji Kualitas Fisik Pelet Berbasis Hijauan Kering Kaliandra (Calliandra calothyrsus) dengan Bahan Pengikat Berbeda

Sandro Sahat Daniel, Mansyur Mansyur, Rahmad Fani Ramadhan

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan bahan pengikat pada pembuatan pelet kaliandra (Calliandra calothyrsus) terhadap kualitas fisik pelet. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas lima jenis perlakuan, yaitu P1: kaliandra 80% + tepung gaplek 20%, P2: kaliandra 80% + tepung gaplek 15% + molases 5%, P3: kaliandra 80% + molases 10% + tepung gaplek 10%, P4: kaliandra 80% + molases 15% + tepung gaplek  5%, dan P5: kaliandra 80% + molases 20% sebanyak 4 kali pengulangan. Data yang diperoleh dianalisis sidik ragam dan diuji secara lanjut dengan Uji Jarak Berganda Duncan untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Peubah yang diamati adalah durabilitas, densitas, berat jenis, dan daya serap air. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh penggunaan bahan pengikat berpengaruh nyata terhadap durabilitas pelet, densitas pelet, dan daya serap air pelet, namun tidak berpengaruh nyata terhadap berat jenis pelet. Kualitas fisik pelet terbaik diperoleh pada pelet dengan komposisi kaliandra 80% + molases 5% + tepung gaplek 15% dengan durabilitas 92%, densitas 498,03 kg/m3, berat jenis 1,15 g/cm3, dan daya serap air 49,19%.


Keywords


Pelet; bahan pengikat; kaliandra; tepung gaplek; molases

Full Text:

PDF

References


Akbar, M., Rokana, E., & Zaeni, A. (2023). Uji Sifat Fisik dan Organoleptik Biskuit Pakan Kelinci Berbasis Limbah Organik dengan Perekat yang Berbeda. Jurnal Agripet, 23(2), 121–128. https://doi.org/10.17969/agripet.v23i2.24486

Alawiyah, A. N., Supratman, Rd. H., & Mansyur. (2022). Kualitas Fisik Pelet Ransum Kelinci yang Mengandung Berbagai Tingkat Trichanthera gigantea. Pastura, 12(1), 1–5. https://doi.org/10.24843/pastura.2022.v12.i01.p01

Darmawan, W. (2015). Uji Kualitas Fisik Pelet Campuran Kaliandra (Calliandra calothyrsus) dengan Bahan Pakan Sumber Karbohidrat. Universitas Padjadjaran.

Desnita, D., Widodo, Y., & Tantalo, S. (2015). Pengaruh Penambahan Tepung Gaplek dengan Level yang Berbeda terhadap Kadar Bahan Kering dan Kadar Bahan Organik Silase Limbah Sayuran. In Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu (Vol. 3, Issue 3).

Djaja, W., Kuswaryan, S., & Tanuwiria, U. H. (2007). Pengaruh Substitusi Konsentrat Daun Kering Kaliandra (Calliandra Calothyrsus) terhadap Jumlah Produksi 4% FCM, Lemak, Bahan Kering, Bahan Kering Tanpa Lemak, Protein, dan Laktosa Susu Sapi. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 2(2), 45–48.

Handayani, I. S., Tampubolon, B., Subrata, A., Pujaningsih, R., & Widiyanto, W. (2019). Evaluasi Organoleptik Multinutrien Blok yang dibuat dengan Menggunakan Metode Dingin pada Perbedaan Aras Molases. Jurnal Ilmu Nutrisi Dan Teknologi Pakan, 17(3), 64–68. https://doi.org/10.29244/jintp.17.3.64-68

Hartanti, L., Syamsunihar, A., & Anom Wijaya, K. (2017). Kajian Agronomis dan Kualitas Tepung Berbahan Ubi Kayu Lokal. Pro Food (Jurnal Ilmu Dan Teknologi Pangan), 3(2), 247–255. http://profood.unram.ac.id/index.php/profood

Heuzé, V., Tran, G., Archimède, H., Régnier, C., Bastianelli, D., & Lebas, F. (2016, April 12). Cassava roots. Feedipedia, a Programme by INRAE, CIRAD, AFZ and FAO.

Ilmiawan, T., Sulistiyanto, B., & Utama, C. S. (2015). Pengaruh Penambahan Pollard Fermentasi dalam Pellet terhadap Serat Kasar dan Kualitas Fisik Pellet. Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, 13(2), 143–152.

Juniyanto, M. I. R., Susilawati, I., & Supratman, H. (2015). Ketahanan dan Kepadatan Pelet Hijauan Rumput Raja (Pennisetum purpuphoides) dengan Penambahan Berbagai Dosis Bahan Pakan Sumber Karbohidrat. Jurnal Unpad, 4(2), 1–13.

Kaliyan, N., & Morey, R. V. (2009). Factors affecting strength and durability of densified biomass products. Biomass and Bioenergy, 33(3), 337–359.

Khalil. (1999). Pengaruh Kandungan Air dan Ukuran Partikel terhadap Perubahan Perilaku Fisik Bahan Pakan Lokal: Kerapatan Tumpukan, Kerapatan Pemadatan Tumpukan dan Berat Jenis. Media Peternakan, 22(1), 1–11.

Larangahen, A., Bagau, B., Imbar, M. R., & Liwe, H. (2017). Pengaruh Penambahan Level Molases terhadap Kualitas Fisik dan Organoleptik Pellet Pakan Kambing Periode Penggemukan. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 5(3), 58–63.

Mahapatra, A. K., Harris, D. L., Durham, D. L., Lucas, S., Terrill, T. H., Kouakou, B., & Kannan, G. (2010). Effects of moisture change on the physical and thermal properties of sericea lespedeza pellets. International Agricultural Engineering Journal, 19(3), 23–29.

McElhiney, R. R. (1994). Feed Manufacturing Technology IV. American Feed Industry Association, Inc.

Mulia, D. S., Wulandari, F., & Maryanto, H. (2017). Uji Fisik Pakan Ikan yang Menggunakan Binder Tepung Gaplek. Jurnal Riset Sains Dan Teknologi, 1(1), 37–44.

Retnani, Y. (2011). Proses Produksi Pakan Ternak. Ghalia Indonesia.

Setiyatwan, H., Saefulhajar, D., & Tanuwiria, U. H. (2008). Pengaruh Bahan Perekat dan Lama Penyimpanan Terhadap Sifat Fisik Ransum Bentuk Pellet. Jurnal Ilmu Ternak, 8(2), 105–108.

Supratman, H. (2009). Dampak Pengkondisian dan Lama Waktu Proses Pembuatan Pelet terhadap kualitas Ransum dan Implikasinya pada Performan Ayam Broiler.

Susilawati, I., Mansyur, & Islami, R. Z. (2012). Penggunaan Berbagai Bahan Pengikat terhadap Kualitas Fisik dan Kimia Pelet Hijauan Makanan Ternak.

Jurnal Ilmu Ternak, 12(1), 47–50.

Tanuwiria, U. H., Kuswaryan, S., Djaja, W., & Khaerani, L. (2013). Manfaat Kaliandra pada Usaha Ternak Sapi Perah dalam Meningkat Produksi Susu. Lokakarya Nasional Pengembangan Jejaring Litkaji Sistem Intergrasi Tanaman – Ternak, 63–68.

Utomo, R. (1997). Kemungkinan Penggunaan Daun Kaliandra Sebagai Pengganti Daun Lamtoro untuk Pakan Kambing. Buletin Peternakan, 2(1), 56–62.

Winarto, Irwani, N., & Kaffi, S. (2014). Optimasi Pembuatan Pellet Rumput Gajah (Pennisetum purpurium) sebagai Peluang Ekspor untuk Pakan Ternak Ruminansia. Jurnal Ilmiah Teknik Pertanian, 6(2), 128–142.




DOI: https://doi.org/10.24198/jnttip.v7i4.63226

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

 

PUBLISHED BY: Departmen of Animal Nutrition and Feed Technology, Animal Science Faculty,  University of Padjadjaran

 

Indexed By:

width=width=width=width=width=width=width=

 

Collaboration with:

  

Creative Commons Licence
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Visitor Statistics