Analisis Spasial Potensi Banjir Bandang Menggunakan Metode Flash Flood Potential Index di Sub DAS Cikamiri
Abstract
Kabupaten Garut merupakan salah satu wilayah yang secara periodik mengalami banjir bandang akibat luapan Sub DAS Cikamiri yang dipicu intensitas hujan tinggi. Bencana tersebut menimbulkan berbagai dampak, baik dalam bentuk kerugian materil, terganggunya aktivitas ekonomi masyarakat, kerusakan fasilitas umum, maupun korban jiwa. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kerawanan banjir bandang di Sub DAS Cikamiri menggunakan metode Flash Flood Potential Index (FFPI) berbasis analisis spasial GIS. Parameter fisik yang digunakan meliputi tutupan lahan, kemiringan lereng, tekstur tanah, dan kondisi hidrologi yang diintegrasikan dengan teknik overlay berbobot untuk menghasilkan peta potensi banjir bandang. Hasil analisis menunjukkan wilayah dengan potensi banjir bandang tertinggi berada di bagian hulu hingga tengah Sub DAS, terutama di Kecamatan Samarang dan Pasirwangi. Faktor dominan pemicu adalah kombinasi lereng curam (>25%) dan tutupan lahan terbuka. Wilayah tersebut direkomendasikan sebagai prioritas dalam upaya mitigasi, diperlukan prioritas reboisasi pada kawasan hulu dan pengembangan sistem oerngkatan dini berbasis data spasial. Temuan ini dapat menjadi dasar dalam pengelolaan dan rehabilitasi DAS sesuai kaidah konservasi tanah dan air untuk mengurangi risiko banjir bandang di Kabupaten Garut hulu, khususnya di Sub DAS Cikamiri.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)DOI: https://doi.org/10.24198/jt.vol20n2.7
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Indexed by:

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY-SA 4.0)

1.png)
.png)







