GOOD TOURISM GOVERNANCE DALAM PROGRAM UNGGULAN SATU NAGARI SATU EVENT DI KABUPATEN TANAH DATAR
Abstrak
Misi ke 4 tahun 2021-2026 Kabupaten Tanah Datar adalah “Pembangunan pariwisata berkelanjutan yang berbasis adat, budaya, dan sumber daya alam”, yang diwujudkan dalam inovasi Program Unggulan Satu Nagari Satu Event. Namun dalam pengimplementasiannya, terdapat kesenjangan antara prinsip ideal tata kelola kepariwisataan yang baik dan praktik pengelolaan SNSE di lapangan. Oleh karena itu, penelitian ini menganalisis penerapan 7 prinsip good tourism governance Sunaryo dalam penyelenggaraan Program Satu Nagari Satu Event. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, mengumpulkan data melalui studi kepustakaan, observasi, wawancara, yang kemudian dianalisis secara interaktif dengan teknik yang dikemukakan oleh Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan Program Satu Nagari Satu Event di Kabupaten Tanah Datar pada tahun 2024 belum berjalan optimal berdasarkan tujuh prinsip Good Tourism Governance. Program ini telah menunjukkan keberhasilan dalam mengangkat identitas budaya lokal, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan, serta memperkuat promosi dan branding Kabupaten Tanah Datar sebagai kabupaten event. Namun demikian, program belum mampu mewujudkan tata kelola kepariwisataan yang berkelanjutan, karena masih terdapat keterbatasan pada aspek partisipasi strategis masyarakat, kemitraan, pengembangan kapasitas SDM, monitoring dan evaluasi, serta keberlanjutan pengelolaan program pasca kegiatan.
The fourth mission of Tanah Datar Regency for 2021–2026 is “Sustainable tourism development based on customs, culture, and natural resources,” which is realized through the innovative “One Village, One Event” (SNSE) flagship program. However, in its implementation, there is a gap between the ideal principles of good tourism governance and the actual management practices of the SNSE program on the ground. Therefore, this study analyzes the application of Sunaryo’s seven principles of good tourism governance in the implementation of the “One Village, One Event” Program. The research was conducted using qualitative methods, collecting data through literature review, observation, and interviews, which were then analyzed interactively using the techniques proposed by Miles & Huberman. The results indicate that the implementation of the “One Village, One Event” program in Tanah Datar Regency in 2024 has not yet been optimal based on the seven principles of good tourism governance. This program has demonstrated success in highlighting local cultural identity, increasing community participation in the implementation of activities, and strengthening the promotion and branding of Tanah Datar Regency as an “event regency.” However, the program has not yet been able to achieve sustainable tourism governance, as there are still limitations in the areas of strategic community participation, partnerships, human resource capacity building, monitoring and evaluation, and the sustainability of program management following the conclusion of activities.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Andriwiguna, A. (2022). Kebijakan Pembangunan Pariwisata (M. Prayudha, Ed.). Bintang Semesta Media
Aydini, R.,& Syafril, R. (2024). Implementasi Program Satu Nagari Satu Event (SNSE) Sebagai Program Unggulan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dalam Melestarikan Kebudayaan Lokal. Jurnal Ilmu Administrasi Negara ASIAN (Asosiasi Ilmuwan Administrasi Negara), 12(1), 137–146. https://doi.org/10.47828/jianaasian.v12i1.216
Diskominfo Kabupaten Tanah Datar. 1000 Katidiang Saok Meriahkan SNSE Nagari Tanjung Alam. 30 Juni 2025. Diakses pada 13 Oktober 2025. https://tanahdatar.go.id/berita/1000-katidiang-saok-meriahkan-snse-nagaritanjung-alam
Emzir. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif : Analisis Data. PT Rajagrafindo Persada
Etri Saputra. (2023). Satu nagari satu event salah satu daya tarik wisatawan ke Tanah Datar. Antara Sumbar. https://sumbar.antaranews.com/berita/567975/satu-nagari-satu-event-salahsatu-daya-tarik-wisatawan-ke-tanah-datar
Feby Hidayat, Frinaldi, A., & Magriasti, L. (2023). “Satu Nagari Satu Event” Sebuah Upaya Untuk Kemajuan Kabupaten Tanah Datar. PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 9(2), 115–124. https://doi.org/10.25299/jiap.2023.12875
Kementerian Pariwisata RI. Siaran Pers: Menteri Pariwisata: Pemerintahan Prabowo-Gibran Terus Jadikan Pariwisata Sebagai Pilar Pembangunan. 29 Juli 2025. Diakses pada 3 September 2025. https://www.kemenpar.go.id/berita/siaran-pers-menteri-pariwisatapemerintahan-prabowo-gibran-terus-jadikan-pariwisata-sebagai-pilarpembangunan
Nugraha, F. A., Sukristiyanto, A., & Basyar, dan M. R. (2024). Good Tourism Governance Pada Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2019 Tentang Rencana Induk Pengembangan Kepariwisataan Sebagai Desa Wisata Bejijong Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 3(12)
Oktavio, N. Memperkuat Ekonomi dan Sosial melalui Sektor Pariwisata. Humas Sekretariat Kabinet Republik Indonesia 21 April 2025. Diakses pada 11 Oktober 2025. https://setkab.go.id/memperkuat-ekonomi-dan-sosialmelalui-sektor-pariwisata/
Photography, G. M. (n.d.). “Baraja” Pemkab Tanah Datar Launching Satu Nagari Satu Event. 2 Maret 2023. Retrieved https://gajahmaharamphotography.co.id/baraja-pemkab-tanah-datar-launching-satu-nagari-satu-event/
Redaksi Jurnal Minang. Bupati buka secara resmi Satu Nagari Satu Event di Nagari Labuah. 13 April 2024. Diakses pada 2 Desember 2025. https://jurnalminang.id/bupati-buka-secara-resmi-satu-nagari-satu-eventdi-nagari-labuah/
Redaksi Jurnal Minang. Satu Nagari Satu Event di Salimpaung digelar, ini rangkaian acaranya. 2 desember 2024. Diakses pada 13 Oktober 2025. https://jurnalminang.id/satu-nagari-satu-even-di-salimpauang-digelar-inirangkaian-acaranya
Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021-2026 Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tanah Datar. https://ppid.tanahdatar.go.id/files/text/09b78866439220f23f233b98d401f47e .pdf
Sabana Kaba. Lima Nagari Mundur, Progul Tanah Datar Satu Nagari Satu Event Tetap Lampaui Target. 13 September 2023. Diakses pada 12 April 2025. https://sabanakaba.com/baru/lima-nagari-mundur-progul-tanah-datar-satunagari-satu-event-tetap-lampaui-target/15867/
Sarwono, J. (2006). Metode Penelitian Kuantitatif & Kualitatif (Cetakan Pe). Graha Ilmu.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Alfabeta.
Suharsaputra, U. (2012). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan Tindakan. Refika Aditama.
Sunaryo, B. (2013). Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Gava Media.
Tanah Datar Go. Pemkab Tanah Datar Matangkan Persiapan Satu Nagari Satu Event. 15 April 2022. Diakses pada 3 Mei 2026. https://tanahdatar.go.id/berita/pemkab-tanah-datar-matangkan-persiapansatu-event-satu-nagari
Utamy, W. A., Susanti, E., & Runiawati, N. (2023). Good Tourism Governance Dalam Pengelolaan Ekowisata Mangrove Kampung Teluk Semanting Kabupaten Berau. Jurnal Administrasi Negara, 14(2), 658–666.
Vanny, D., & Frinaldi, A. (2024). Peran Inovasi Program Satu Nagari Satu Event terhadap Pemberdayaan Ekonomi Lokal di Tanah Datar. Jurnal Ilmu Administrsi Negara (AsIAN) 12(September), 310–319.
Yuliana, F. (2025). Evaluasi Program Satu Nagari Satu Event Kabupaten Tanah Datar. Journal of Public Administration Review, 2(1), 205–221. https://journal.uir.ac.id/index.php/jpar/article/view/21668%0Ahttps://journal. uir.ac.id/index.php/jpar/article/download/21668/8408
DOI: https://doi.org/10.24198/responsive.v9i2.71147
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












